Tampilkan postingan dengan label Personal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Personal. Tampilkan semua postingan

07 Oktober 2008

Lebaran

Alhamdulillah, kita semua telah merayakan idul fitri 1429H. Buat saya dan keluarga, perayaan lebaran tahun ini ada "kemajuan" dibanding beberapa tahun belakangan ketika anak-anak masih bayi kecil dan sangat merepotkan kalau diajak pergi jauh dan sekaligus ke banyak tempat. Kalau lebaran beberapa tahun ini saya lebih sering dirumah saja, Merayakan lebaran tahun ini saya lebih enjoy karena anak-anak sudah tumbuh jadi anak-anak yang ceria dan antusias setiap diajak pergi kemana saja. Lebaran tahun ini Lutfan berumur hampir 4 tahun dan lyra 2,5 tahun.

lutfan lyra

Penetapan hari idul fitri tahun ini juga lebih baik dari tahun sebelumnya, pemerintah dan banyak ormas islam (terutaman NU, Persis dan muhammadiyah) seragam dalam menetapkan tanggal 1 syawal pada tanggal 1 Oktober 2008. Yang ajaib buat saya adalah ada beberapa aliran atau masyarakat muslim yang merayakan idul fitri dua hari sebelum dan ada juga yang tiga hari sesudah tanggal 1 Oktober. Saya bertanya-tanya. Bukan metode hisab/rukyat yang mereka gunakan melainkan apakah hal ini sudah lama berlangsung? perbedaan selama satu hari bisa ditolerir dan bisa dijelaskan (semisal argumen yang dikemukakan oleh Hizbut Tahrir yang memutuskan idul fitri jatuh sehari sebelumnya). Namun perbedaan hingga ada 5 hari sangat extrim. Setidaknya bagi saya.

Mulai hari senin kemarin sudah back to work, langsung terselenggara meeting dan urusan kerja yang lainnya (dan pulangnya sudah macet lagi). Semoga "kuliah" selama ramadhan kemarin tetap membekas setidaknya hingga ramadhan tahun depan (jika Allah menyampaikan umur kita).

11 Juli 2008

Selamat jalan pak Said

Email pertama yang saya baca hari ini sangat mengejutkan. Prof. Said D Jenie telah wafat pada hari ini (11 Juli 2008) pukul 07:50. Saya mengetahui bahwa beliau tengah dirawat dirumah sakit karena serangan jantung namun sama sekali tidak menyangka bahwa sudah dekat waktunya untuk kembali ke Yang Maha Kuasa.

Mengenang kembali semasa saya masih menjadi mahasiswa beliau, saya masih merasa berhutang budi atas kebaikan beliau membimbing tugas akhir saya. Sebenarnya sejak setelah menikah saya berniat untuk sekedar main kerumahnya di Bandung untuk sekedar bertemu berterima kasih atas segala kebaikannya, namun selalu saya tunda-tunda (disamping khawatir mengganggu kesibukannya). Sekarang kesempatan untuk bertemu sudah lenyap. Yang bisa dilakukan adalah mengenang kebaikannya, meneruskan cita-citanya serta mendoakan semoga Allah SWT membalas semua kebaikan dan menghapus semua kesalahannya.

Selamat Jalan pak Said. Pergilah dengan tenang serta diridhai Allah SWT. Semoga ilmu yang bapak turunkan menjadi amal sholeh yang akan terus mengalir serta menjadi inspirasi bagi semua murid bapak. Jauh dalam lubuk hati, saya merasa sangat bangga pernah menjadi murid seorang Prof. Said D Jenie.

Foto bareng
foto bersama di rumah beliau tahun 2001.

20 Maret 2008

Trip to Bangkok (2)

Tujuan perjalan ke Bangkok adalah Training (teknis) sebuah produk dari IBM seputar Bussines Service Management, skill yang dikejar tayang karena dalam waktu dekat saya harus melakukan POC dan Implementasi di dua Bank berskala Nasional. Pengajarnyanya seorang wanita paruh baya berasal dari US (dimasa kecilnya beliau pernah tinggal di Indonesia selama beberapa tahun). Yang unik dari beliau adalah suka sekali dengan buah jambu Bangkok (mentang-mentang di Bangkok). Setiap hari yang dicari adalah buah jambu Bangkok. "Memangnya di US ga ada miss?" tanya saya. "Ada sih tapi mahal", jawabnya. "Sekilonya sekitar USD 35-40". Wow... mahal banget untuk sekilo jambu.

Training yang cuma 3 hari tidak bisa saya ikuti dengan efektif. Kendalanya adalah laptop saya mulai "mejen" (beeraaattt) ketika mulai masuk materi advanched Lab. Laptop Thinkpad Z61t milik saya bersenjata Memory 1GB tidak cukup kuat menjalankan dua VMWare instance bersama-sama. Selai itu, VMWare image yang harus dimainkan total Sizenya sekitar 36GB, hampir 50% dari kapasitas HDD yang saya miliki (saya harus hapus banyak file sebelum memulai). I know, dari awal memang sudah diberitahu requirement minimalnya adalah 2GB, tapi saya tidak menyangka juga tidak kebagian laptop latihan dari Class coordinator. However, rekan sekelas lain yang bersenjata memory 2GB di laptopnya pun mengeluh (lambat) juga.

Kekurangan memory ini menyebabkan saya langsung mengupgrade memory dan HDD laptop setibanya di Jakarta. Hey, memory laptop sudah murah ternyata. satu keping memory DDR2 2GB saya beli seharga 450 ribu saja di Manggadua mall.

Kembali tentang training, Selain masalah laptop training session berjalan dengan mulus dan berakhir dengan foto bersama.

TBSM

Karena training tiga hari dan masa saya di Bangkok 5 hari, tentunya ada dua hari untuk jalan-jalan sekitar bangkok. Hari pertama (setelah training) saya jalan ke beberapa Mall dan plaza, diantaranya pantip plaza (IT mall), Siam Center dan MBK plaza. Kalau ingin belanja oleh-oleh Cinderamata khas Thailand, bisa dicari di MBK plaza. Namun sesungguhnya ada banyak tempat belanja murah yang mirip-mirip ITC mangga dua atau Cempaka Mas di Jakarta. karena saya bukan tukang belanja (tapi ada beban untuk bawa oleh-oleh khas thailand), pilihan belanja di MBK plaza.

Berikutnya saya coba jalan-jalan agak jauh dikit, Menyusuri sungai Chao Praya naik turis boat. Ongkosnya lumayan murah, sekitar 20 Bath (Rp 6000) sekali jalan atau 120 Bath (Rp 36000) untuk unlimited travel (seharian sampai puas) . Jika anda ke Bangkok jangan lewatkan perjalanan menyusuri sungai ini karena banyak objek-objek menarik disepanjang aliran sungai.


Chao Praya

Sekarang sudah kembali di Jakarta dengan selamat, kembali pada kesibukan dan rutinitas seperti biasa.

06 Maret 2008

Kangen anak-anak

Dua minggu belakangan saya agak jauh nih sama anak-anak, minggu kemarin mereka diajak nginep di rumah bude-nya sampai seminggu lebih, sekarang gantian saya yang dines keluar negri. Heran yah, kalau ada anak-anak suka seniwen tapi kalau ga ada anak-anak malah kangen.

LutfanSi lutfan umurnya sudah 3 tahun 4 bulan. Perbendaharaan katanya masih sedikit dan masih belum lancar bicara namun demikian, sudah bisa dibilangin dan mengerti kalau disuruh atau dilarang. Walaupun badannya kelihatan padat berisi, sebenarnya si lutfan ini masih susah makan. Kesukaannya kentang goreng, keju, pizza, roti dan mie ayam (koq makanan import semua sih?) tapi masih susah disuruh makan nasi. Untungnya anak ini sehat dan jarang sakit.

LyraLyra, Bulan depan umurnya genap 2 tahun. Yang ini tidak terasa tiba-tiba sudah bukan bayi lagi. Dari tampang kelihatan anak ini kayaknya kalau udah besar bakalan galak dan judes. Dibanding abangnya, lyra justru tidak terlalu kolokan sama ibunya, namun lebih lengket sama babenya (mungkin jarang ketemu ya), kalau digendong, digandeng atau dipakaikan baju pasti milih-milih orang dengan prioritas pertama saya, lalu istri saya, mertua dan terakhir pembantu. Masih seperti dulu, kalau menangis suaranya keras seperti mobil blanwir, tapi kalau lagi ceria anak ini sangat menyenangkan.

Dan yang paling membahagiakan adalah melihat kedua anak saya tumbuh sehat, akur dan main bersama. Masih beberapa hari lagi ketemu dengan mereka. Emm.. kangen sama ibunya juga sih.

Lutfan

04 Maret 2008

Trip to Bangkok (1)

Dua minggu lalu ada penawaran dari bos untuk pergi training ke bangkok, langsung saya saya iyakan. I need break boss!. Sudah beberapa bulan ini begitu suntuk dengan kerjaan yang belum kelar-kelar (juga) sampai sekarang (oleh karena itulah blog ini miskin postingan).

Jadi ini adalah perjalanan pertama saya ke Thailand. Kebetulan sendirian saja dan tidak punya satu orang kenalan pun disana. Namun perjalanan tidak saya persiapkan dengan matang karena kesibukan. Sehari sebelum keberangkatan, saya baru cari-cari hotel dan melakukan reservasi (via internet). Alhamdulillah saya bisa melakukan reservasi via asiatravel. kalau tidak, mungkin saya bisa terlantar begitu sampai di Bangkok karena tidak tahu mau kemana dan cari hotel dimana.

Tiket sebelumnya telah diurus oleh bagian admin. Saya diberi pilihan antara Garuda atau Malaysia Airlines. penerbangan garuda ke bangkok jadwalnya malam hari (sampai Bangkok jam 2 pagi) jadi saya prefer menggunakan Malaysia Airlines yang berangkat jam 11 pagi. Ada pilihan menggunakan SQ dan Thai airlines tapi lebih mahal.

Pesawat transit sebentar di bandara KL. mengingatkan saya tahun lalu saya pernah kesini dan sholat di mushola yang sama. Sekitar dua jam kemudian akhirnya mendarat dengan selamat di bandara Svarnabhumi, bangkok. Ini adalah bandara Internasional Bankok yang baru (di resmikan tahun 2006). Dari bandara menuju hotel ditempuh dalam waktu kurang lebih setengah jam menggunakan taxi via tol. Agak aneh dengan taxi driver yang saya tumpangi. Isi bagasinya penuh dengan barang pribadi si supir dan dashboard depan penuh dengan tempelan pernak pernik foto keluarga, hiasan jam, album CD dan bahkan ybs memperlihatkan album foto keluarga. Tapi yang paling parah adalah ini taxi tanpa argo. Total yang saya harus bayar termasuk 2x tol (75 bath) dan airport surcharge (50 bath) adalah 450 bath atau sekitar Rp 150 ribu rupiah. Saya tidak tahu berapa tarif normal untuk jarak sejauh itu (memang lumayan jauh sih) Tapi saya pikir masih bisa diterima lah, kalau di jakarta jarak segitu mungkin tarifnya 80-100 ribu rupiah diluar tol dan surcharge.

Bangkok adalah sebuah kota yang padat, itu kesan pertama saya pertama kali jalan-jalan menyusuri trotoar jalan raya di malam hari tidak lama setelah saya sampai di hotel. Dibanding Jakarta, bangkok terkesan lebih padat karena infrastruktur jalan raya yang lebih ruwet, ditambah statiun BTS (=MRT di singapura). Namun suasana tidak jauh berbeda dengan di Jakarta. Banyak pedagang kaki lima, lalulintas yang padat, pasar yang becek dan lain-lain.

Sementara segini dulu laporan pandangan mata.

22 Januari 2008

Gedung Baru SMAN13JKT

Tahun baru ini juga ada sesuatu yang baru (lagi): Gedung SMA 13 jakarta.

Setelah dibongkar total di akhir Agustus 2007 kemarin dan kemudian pembangunannya dikebut dalam waktu 4 bulan(!) kini gedung sman13jkt yang baru berdiri dengan megahnya. Proses belajar mengajar yang sebelumnya dilakukan ditempat pengungsian, kini telah berjalan normal dilokasi. Sayangnya saat ini belum dibangun mesjid sekolah dan kantin sekolah.

Seperti apa sekarang, berikut foto-foto yang diambil kemarin:
gerbang13
gerbang sman13 jkt, kini menghadap ke jalan berdikari (bukan jalan seroja)


Utara 13
Foto diambil dari arah utara.

Selatan13
foto diambil dari arah selatan

meja Piket
Meja Piket Guru. Masih kenal pak guru dan bu guru yang lagi mejeng diatas?

Koridor 13
Korodor utara. masih gersang!

Timur 13
Foto dari titik jauh pintu gerbang.

16 Januari 2008

New Things in New Year

sebenarnya udah agak basi nulis tentang tahun baru di tanggal-tanggal segini. Memang blog ini sudah terlantar lama sekali. harusnya entri ini ditulis sejak minggu-minggu lalu, baru bisa naik cetak hari ini. Sebenarnya malu juga karena ada orang yang lebih sibuk tapi bisa rajin menulis blog.

So, what is new in 2008M or 1429H ?

Kubikel baru
Karena terjadi penggusuran dan masuknya karyawan baru, bulan ini saya menempati kubikel baru. Lebih baik dibanding kubikel yang lama karena di tempat yang baru lebih luas, lebih mojok (ga ada yang mondar-mandir), dan ada pintunya yang bisa ditutup.

Anak buah baru
Salah satu kesibukan saya bulan desember lalu adalah menginterview banyak kandidat (mungkin 30-an orang lebih) and akhirnya ketemu juga satu orang yang meet dengan requirement saya. Cuma satu? ga juga, dari sekian banyak yang saya interview, masuk 4 engineer berdasarkan rekomendasi saya. satu diantaranya menjadi bawahan langsung.

Rumah baru
Yang dimaksud rumah beneran. Sebenarnya sejak akhir november 2007 kemarin saya hijrah kerumah sendiri (selama ini dirumah mertua). Harusnya poin ini jadi posting tersendiri di blog ini. Mungkin kapan-kapan saya ceritanya lebih detail.

Pohon baru
Guna mensukseskan gerakan menanam sejuta pohon, tidak ketinggalan saya menanam pohon di halaman belakang rumah saya. minggu lalu saya membeli dan menamam pohoh Rambutan. kenapa rambutan? Karena sepanjang jalan menuju rumah saya bergelayut rambutan merah-merah ranum dan siap dipetik. Tentunya kita tidak mau kalah ikutan panen dimusim rambutan berikutnya.

Tetangga baru
Ya namanya orang baru pindahan, kudu kenal sama tetangga-tetangga dong. sebelah rumah sampai pojokan sana sudah kenal lama, tapi tetangga yang agak jauhan masih kudu kenalan.

Apa lagi yaa? Yang jelas tahun baru! Selamat tahun baru 1429H.

22 Oktober 2007

Pengalaman dengan Wimode

Saat menonton iklannya pertama kali di Televisi beberapa bulan lalu saya berkata dalam hati "Hmm... mungkinkah ini yang saya butuhkan?".

Alternatif internet mobile saat ini sudah sangat banyak: berbagai provider dengan berbagai teknologi. Namun diantara sekian banyak itu kesemuanya (setidaknya bagi saya) masih belum cocok. pertama, tarif yang relatif masih mahal (baik paket ataupun eceran) untuk saya. kedua, saya berkeberatan untuk berinvestasi membeli perangkat 3G atau gadget baru (HandPhone, blackberry atau modem) kecuali memang kebutuhannya sudah sangat mendesak. Masalahnya internet mobile buat saya hanyalah untuk kondisi darurat. Hanya menarik atau mengirim email di jalan (itu pun kadang-kadang).

Saya coba-coba cari informasi di google, banyak pujian sekaligus kekecewaan dari pemakai Wimode. Kelihatannya bagus tidaknya wimode tergantung lokasi dimana pengguna berada. beruntung ada seorang rekan yang mau menjual wimodenya dan saya boleh mencoba sebelum memutuskan untuk membeli.

Hasilnya? cukup bagus di banyak lokasi kecuali dirumah saya padahal pengakuan salah seorang kawan baik saya, wimode cukup bagus dirumahnya yang berjarak kurang dari 500 meter dari rumah saya.

Setelah beberapa hari coba, akhirnya saya memutuskan beli saja wimode teman saya ini. diskon cuma 50rebu dari harga baru. Kendala ga dapet sinyal dirumah no problem, toh saya memang biasa mengandalkan cbn dial-up kalau sedang ada di rumah.

Dalam sebulan ini saya sudah belasan kali menggunakan wimode, menurut saya wimode cukup bagus namun tidak bagus-bagus banget. Kebetulan wimode memenuhi kebutuhan saya untuk sekedar menarik email ketika saya sedang berada di luar kantor. Namun ketika saya iseng coba-coba download dan surfing, kecepatan transfernya tidak jauh berbeda dengan internet dial-up. Jika anda senang (dan sering) jalan-jalan dan dowload file dari internet, sepertinya wimode masih kurang oke (di bandingkan dengan IM2, fren atau XL misalnya) ditinjau dari sisi harga dan kualitas. Dari beberapa lokasi yang pernah saya coba, hanya dirumah sayalah (daerah kebon bawang, tanjung priuk) yang agak apes tidak dapat sinyal.

Jadi sejauh ini, saya cukup puas dengan wimode ditinjau dengan kebutuhan saya saat ini. Mungkin ketika kebutuhan saya meningkat, mau tidak mau saya pertimbangkan beli HP baru dan migrasi ke teknologi 3G (ngomong-ngomong sudah 4 tahun lebih belum ganti HP nich. masih HP yang lama). Kalau boleh komplain, kekurangan lain dari wimode adalah harga modemnya relatif mahal (paling muhra rp. 599 ribu) rupiah. menurut saya pantasnya harga modem tersebut kisarannya antara150 s.d 250 ribu rupiah,

Ngomong-ngomong tentang Wimode yang saya beli bekas dari teman saya itu, alasan dijual katanya mau beli modem yang lebih canggih. Namun ketahuan di salah satu milis, doi mengaku keciwa dengan wimode. Halah... Jual rugi ya? berikut skrin syut email beliau:



Bagaimana pengalaman anda?

17 Oktober 2007

See you @ Pesta Blogger 2007

Pesta blogger= Lupa juga kapan pertama kali dengar adanya event ini, tapi lumayan sering dibahas terutama di planet terasi.

iseng-iseng saya mendaftar untuk ikutan acara pesta blogger ini. Mumpung acaranya (masih) di Jakarta dan waktu saya (insya Allah) available. Tadinya saya tidak berharap termasuk dalam 100 pendaftar pertama yang mendapat free ticket masuk berhubung saya mendaftar jam 1 siang (hampir 3 jam sejak pertama kali dibuka), namun email konfirmasi yang masuk ke dalam mailbox saya mengabarkan saya termasuk dalam 100 pendaftar pertama!

Dan pagi ini saya mendapat entry code (free pass) setelah beberapa hari lalu saya mereply email confirmasi dari bos enda sebagai ketua panitia acara.

Insya Allah saya akan hadir, mudah-mudahan silaturahim antar sesama blogger akan lebih terjalin dengan adanya acara ini. terus terang saya pribadi kurang meluangkan waktu untuk bersosialisasi dengan rekan-rekan blogger lain di dunia blog. Sampai Jumpa di sana.

13 Oktober 2007

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428H


Alhamdulillah kami sekeluarga bisa merayakan hari lebaran bersama. Seperti tahun-tahun sebelumnya, saya merayakannya di Jakarta karena kebanyakan famili (baik dari pihak istri dan orang tua) sama-sama tinggal di jakarta dan sekitarnya.

berkaitan dengan "kontroversi" lebaran, kami memilih berlebaran tanggal 13 Oktober Berdasarkan ilmu dan keyakinan yang saya pahami. Saya tidak heran dengan ada yang merayakan idul fitri pada tanggal 12 Oktober, namun agak kaget juga mendengar berita di televisi, ternyata ada yang merayakannya pada tanggal 11 Oktober.

O yah, tidak lupa saya dan keluarga mengucapkan Selamat Hari raya Idul Fitri 1428H. Taqobalallohu minna wa minkum. Minal aidzin walfaidzin. Mohon dimaafkan atas segala kesalahan dan kekhilafan.

31 Juli 2007

Lama Ga Posting

Wow ternyata sudah sebulan lebih saya tidak nge-blog. Namun para pemirsa tidak perlu cemas, saya masih hidup dan berbahagia, hanya saja kesibukan telah menyita waktu dan perhatian saya. sebulanan ini saya jarang nginternet, jarang baca email bahkan jarang mampir kekantor. Well, beberapa minggu ga nginternet, ternyata hidup saya baik-baik saja.

Sampai beberapa minggu kedepan mungkin masih sibuk. Postingan ini cuma sekedar isi absen saja. mohon maaf atas postingan yang kurang bermutu ini.

12 Juni 2007

Guru Arogan Atau Murid kurang Ajar?

Ada seorang siswa SMA menulis uneg-uneg dan caci maki kepada gurunya dengan bahasa yang kasar didalam blognya. Dan kebetulan blognya tersebut dibaca oleh guru-guru, alhasil murid tersebut di ciduk dari kelasnya pada saat itu juga untuk diberikan "wejangan". Ini kisah nyata dari salah satu siswa di SMA almamater saya.

Mungkin zaman sekarang cerita diatas bukanlah hal aneh. Ketika saya membaca testimoni dalam profil friendster sma saya, saya sedikit mengerenyitkan dahi membaca beberapa testimoni yang kasar mencaci maki guru-guru. Ada guru yang di katain gay lah, munafik, berkepala ular. Wah... apa guru-guru itu begitu dibenci sampai sekasar itu bahasanya. Well... SMA saya memang agak unik. Gurunya yang galak dan bengis itu tradisi sudah dari sejak puluhan tahun lalu. kalau ketemu sama alumni dari angkatan lain, pastilah pembahasan yang menarik adalah "pak anu masih galak ga? Bu itu masih bawel ga?" dan kisah lain seputar murid-murid yang pernah jadi korban

Beberapa bulan lalu saya berkunjung ke SMA saya. ngobrol-ngobrol dengan guru-guru tiba-tiba kepala sekolah masuk dan saya diperkenalkan dengan pak kepsek "Ini alumni" kata wali kelas saya. "Dulu murid saya" tambah beliau. Tidak saya sangka beberapa guru lain ikut nyeletuk "Murid saya juga tuh pak..." "Iya... saya dulu juga gurunya pak". "saya juga pak...". Saya surprise ternyata guru-guru saya bangga terhadap saya (dan ternyata masih banyak yang ingat) padahal sudah hampir 13 tahun yang lalu saya lulus dari sana. Di lain waktu (beberapa bulan yang lalu juga) istri saya ngobrol-ngobrol salah satu guru saya dan berkomentar "ngomong-ngomong suami kamu dulu tuh murid favorit saya". Ooo yah?

Kembali kemasa lalu, Saya boleh dibilang bukan murid manis teladan (tapi juga bukan biang kerok loo) Beberapa kali kena razia rambut panjang, kabur pas jam pelajaran, Di omelin di ruang guru (bahkan pernah satu jam pelajaran didedikasikan khusus untuk ngomelin saya di ruang kelas) Prestasi saya pun biasa saja, paling top cuma ranking 9 (pernah juga masuk rangking 30-an). Di setrap? biasa koq, tapi biasanya berjamaah. Guru yang bilang saya adalah "murid favoritnya" dulu pernah memberi saya nilai NOL! dan beberapa kali nilai dibawah lima (benar-benar membuat saya cemas akan masa depan saya). Mengagetkan kalau ternyata beliau menyukai saya ;)

Ya, kalau di ingat-ingat memang banyak kenangan tidak mengenakkan. Beberapa kali saya merasa perlakuan yang saya alami sangatlah tidak adil. Namun seiring berjalan waktu, saya menyadari yang dilakukan oleh guru bukan semata masalah pribadi. Mereka melakukan apa yang (menurut mereka) harus dilakukan oleh seorang guru. Jadi kalau saya ditanya apakah dulu guru-guru saya ini arogan? saya akan jawab Ya! Namun Pada akhirnya saya menyadari dalam beberapa hal (tidak semua) tindakan mereka ada benarnya. Bisa jadi kalau bukan karena didikan yang "keras", belum tentu saya menjadi diri saya yang sekarang. Dan kenyataannya mereka tidak membenci murid-nya koq. Hal ini yang masih belum di pahami oleh murid-murid (atau alumni) yang masih ABG. Disisi lain hendaknya hal ini menjadi masukan bagi guru kami tercinta, apa arogansi masih menjadi pendekatan yang cocok untuk anak usia SMA di jaman sekarang?

06 Juni 2007

ITM Certified

tivoli Alhamdulillah, kemarin ambil exam 000-890 "IBM Tivoli Monitoring v6.1 di executrain dan lulus dengan skor 840. Lumayan lah untuk saya yang masih sedikit pengalaman implementasi ITM.

---
Dear Ech,

Certification: IBM Certified Deployment Professional -- Tivoli Monitoring V6.1

Congratulations on achieving your IBM certification! Your certificate(s) are attached below, in .PDF file format. You can view your certificate, using Adobe Acrobat V5.0 or higher, or print it on any high quality color printer. You have also earned the right to identify yourself as an IBM Certified Professional using the IBM Certified for Tivoli Software mark on your business cards and correspondence.

To obtain your certificate, please visit the IBM Certification Member Site at www.ibm.com/certify/members. Select "Member Services" and then "Certificate Requests." We also ask that you update your Address Information, including your personal data privacy options. These privacy options help us know how to best communicate with you, and enable you to let us know if your certification status can be provided to others.

05 April 2007

Halo, Namaku Lyra

Halo semua...
aku lyra, putri dari babe ech yang punya blog ini. hari ini adalah hari ulangku yang pertama dan babe menyuruhku nulis disini supaya om dan tante semua bisa kenal denganku. Salam kenal.

Aku dilahirkan tepat setahun lalu pada pukul lima pagi hari. Kalau dibandingkan kelahiran si abang lutfan, kelahiranku lumayan lancar. Begitu ibu dateng ke klinik ibu bidan, kurang lebih satu jam kemudian aku sudah lahir.

Ibu memberiku nama Lyra Bellatrix, sesuai dengan perjanjian antara ibu dan babe bahwa anak perempuan akan diberi nama oleh ibu. Namun babe menyelipkan "Erisa" ditengah-tengah, jadilah nama lengkap ku Lyra Erisa Bellatrix. Ibu dan babe memanggilku Lyra, namun oma, om serta tante memanggilku Laila. Ada banyak alternatif lain untuk memanggil namaku: Ila, Lila, Eri, Eris, Risa, Bella, Isabella dan lain-lain... Silahkan pilih.

Kata ibu, namaku diambil dari nama bintang dan rasi bintang. Lyra adalah nama salah satu rasi bintang dan Bellatrix diambil dari salah satu nama bintang di rasi Orion. Erisa diambil dari Eris, nama planet kerdil (yang gagal jadi planet ke-10). Btw nama planet itukan baru di launch 5 bulan setelah aku lahir? Ternyata Babe hebat juga ...

Btw, kata orang-orang namaku keren dan unik, terutama nama "Bellatrix". Kata tante irma di Bandung "Itu siapanya Obelix?" Bahkan teman-teman babe dikantor menuduh namaku diambil dari salah satu varian UNIX atau salah satu distro Linux. (mentang-mentang babe orang IT). Kesian babe. tapi ibu suka dengan nama itu. Bellatrix adalah nama pejuang wanita jaman romawi dulu (seangkatan sama tante Xena ga yaa?) dan ibu berharap jika aku dewasa nanti mempunyai semangat juang untuk mempertahankan kebenaran dan keadilan. Cieee...

Jarak kelahiranku dengan kelahiran abang Lutfan cuma 1 tahun 4 bulan. cukup dekat. Hal ini sebenarnya membuat ibu setress saat awal-awal kelahiran. Untungnya babe sering menghibur dan membesarkan hati ibu. kata babe karena aku dan abang hampir sepantar, kami berdua bisa belajar saling berbagi dan toleransi sejak masih kecil. mudah-mudahan bisa ya be? Kelihatan si abang sudah mulai belajar dan sayang sama aku. Pernah malam-malam ketika sedang tidur aku invasi ke kapling tidurnya si abang. Ibu dan Babe mendapati bang lutfan kepepet dan akhirnya tidur sambil duduk tanpa protes. Berbagi ni yee....

Kalau nangis suaraku sangat keras dan lepas. Kayak suara mobil pemadam kebakaran kata babe. Berlainan jauh dari bang lutfan yang suara tangisnya sering ditahan dan hampir tidak kedengaran.

Katanya seh sifat-sifatku agak keras kepala dan bawel lebih mirip sifat ibu. Sementara bang lutfan anaknya suka iseng dan aneh-aneh tapi toleransi tinggi, lebih mirip sifat babe. Namun dari tampang justru kebalikan. wajahku lebih mirip babe sementara bang lutfan lebih mirip ibu.

Selamat ulang tahun nak, Kata babe dan ibu. Mereka mendoakan ku jadi anak yang sholehah, cerdas dan berbakti pada orang tua serta bermanfaat bagi masyarakat. Amin....

02 April 2007

TSM Certified

Beberapa bulan terakhir ini saya selalu mengerjakan projek instalasi IBM Tivoli Storage Manager (TSM). Sepertinya saya memang diarahkan menjadi spesialis TSM. Sudah tentu saya diharapkan ambil sertifikasi TSM. Dan begitulah, minggu lalu saya ambil TSM exam (000-799) di executrain dan alhamdulillah, lulus dengan skor 960. Not bad, nyaris 100% (cuma salah 2 soal!)

Target tahun ini ambil 3 sertifikasi dengan 4 exam. mudah-mudahan bisa tercapai, syukur-syukur terlampaui.

----
Dear Ech,
Certification: IBM Certified Deployment Professional -- Tivoli Storage Manager V5.3

Congratulations on achieving your IBM certification! You have also earned the right to identify yourself as an IBM Certified Professional using the IBM Certified for Tivoli Software mark on your business cards and correspondence.

To obtain your certificate, please visit the IBM Certification Member Site at www.ibm.com/certify/members. Select "Member Services" and then "Certificate Requests." We also ask that you update your Address Information, including your personal data privacy options. These privacy options help us know how to best communicate with you, and allow you to indicate if your certification status can be provided to others.

Napak Tilas

Sejak kelahiran anak pertama dua setengah tahun lalu, praktis saya tidak pernah ke bandung tempat dimana saya 7 tahun pernah tinggal dan kuliah disana.

Kangen, terutama suasana dan kesejukan udara bandung yang hampir tidak pernah saya rasakan sejak lulus dan kembali ke jakarta (yang sumpek). Ketika ada urusan dinas kantor ke bandung, kesempatan ini saya manfaatkan untuk refresh sekaligus bernostalgia. Sendiri.

Urus dulu masalah pekerjaan. Ada problem TSM di Telkom jalan Lembong. Problem: Schedule TSM missed sehingga setiap hari selalu gagal backup. Agit menyerah, IBM Bandung juga. Ngoprek 2 hari saya juga hampir menyerah karena tidak ada log error yang terbangkit hingga bisa saya analisa. Namun akhirnya ketahuan juga bahwa masalahnya bukan ada pada TSM tapi di OS: Ada sebuah folder rusak yang menyebabkan proses backup menggantung (tidak selesai-selesai). Sepele, namun karena total volume data yang harus saya periksa hampir 1 TB (ngetes backup sampai ketemu masalah saja makan waktu 4 jam-an) menyebabkan masalah ini hampir terluput. Masalah terbesarnya adalah tidak ada log error yang tercatat.

Urusan kantor selesai sekarang jalan-jalan. Mengunjungi lingkungan kost-an dulu (daerah sekeloa) masih seperti dulu. namun mantan rumah kost saya sudah berubah banyak. Sekarang ini lebih rapi dan didandanin oleh pemiliknya (dulu "agak" kumuh) sampai-sampai di buatkan kolam ikan plus air mancur di halamannya. Itu masih rumah kost bukan ya?

Mengunjungi kampus sebagian sudah berubah (dan yang pasti udah basi. udah lama berubahnya). Bagian student center dan kantin mahasiswa yang sudah tidak ada bekasnya. Gedung LFM (Liga Film Maha siswa atau di plesetin jadi Liga Fakir Miskin) masih ada tapi kayaknya sudah tidak ada lagi bioskop kampus yang dulu memutar film bioskop seminggu dua kali.

Menelusuri lorong kampus dan jalan yang pernah ribuan kali saya lewati. Lewat juga ruang kuliah, ruang asisten di ruang dimana saya sering menginap setiap hari, perpustakaan dimana setiap hari saya mangkal disana. Waktu berlalu, masa berganti. Teman-teman, sedang apa kalian saat ini? Dulu, belum terbayang bahwa suatu saat saya akan merindukan kebersamaan kita waktu kuliah. Walaupun bertahun telah berlalu ternyata saya masih mencintai kampus ini.

Pulang ke Jakarta lewat Tol Padaleunyi. Sial, jalan ini tidak enak dipakai istirahat. Berkali-kali saya terbanting-banting di dalam mobil (travel) jadi tidak bisa tidur. Tapi alhamdulillah akhirnya sampai dengan selamat di rumah.

13 Maret 2007

Too Nerd?

May be I am too nerd for some people. Interesting.

I am nerdier than 99% of all people. Are you nerdier? Click here to find out!

08 Februari 2007

Trip to KL

Kali ini saya di kirim kantor untuk mengikuti training yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia. Sebenarnya seminggu sebelumnya saya di jadwalkan ke Bangalore India, namun akhirnya gagal berangkat karena invitasi yang ditunggu-tunggu dari sana telat dikirim sehingga tidak bisa mengurus visa sampai batas waktu yang ditentukan.

Kembali ke KL, sebenarnya saya agak berat hati untuk berangkat. Gimana yaa? dirumah lagi kebanjiran. Jalanan depan rumah sih ga banjir tapi dasar rumah saya rumah tua yang posisinya lebih rendah dari jalanan, kerendem juga. Alhamdulillah kebanjiran di dalam rumah hanya sebetis (ya, harus bersyukur toh?). Selama saya di KL selalu terpikir anak dan istri dirumah. sakitkah? baik-baik saja kah? Saya tidak begitu happy disini namun alhamdulillah, keluarga dirumah baik-baik saja, setidaknya kemarin (setelah 5 hari) banjir sudah surut dan rumah sudah kering kembali.

Lho koq malah ngomongin banjir? Yah, abis disini juga ga kemana-mana, training setiap hari dari pagi sampe sore. Mungkin besok Jalan-jalan bentar ke pusat kota. Insya Alloh besok lusa saya sudah kembali ke Jakarta.

26 Januari 2007

Buku Belum DiBaca

Seperti biasa pekerjaan di kantor menyita waktu dan pikiran saya. Beberapa hari ini inginnya kalau sudah dirumah rilex ajah. Bermain sama anak-anak, denger musik... terus mm... ngapain lagi?

Kalau di ingat-ingat, ada beberapa DVD anime yang saya beli bulan lalu masih belom di tonton. Ah nonton DVD bisa berabe (bisa kurang tidur) padahal besok pagi kondisi badan harus fresh. O iya.. masih banyak buku yang belum saya baca padahal udah lama dibeli. Baiklah kita chek buku-buku yang belum di "gilir":

The 7 habits of Highly effective people (Stephen R Covey)
Ini buku jadul. udah lama saya beli tapi belum selesai juga dibaca.

ESQ (Ary Ginanjar Agustian)
3 Bulan lalu istri saya menghadiahi saya buku ini. Ini buku sangat populer namun saya belum sempat baca.

The Tao of Physics (Fritjof Capra)
Ini adalah buku terakhir yang saya beli (desember 2006) sebagai hadiah ulang tahun dari Istri. Baru baca 50%.

Sains yang sesat (Robin baker)
Di beli di Karawachi Super Mall, saat ada bazaar buku murah. Belum sempat baca.

ROH (Ibn Qoyyim Al Jauzah)
Sudah lebih dari 3 tahun beli buku ini tapi belum tamat. baru baca 40%

Tafsir Mimpi berdasarkan Qur'an dan Sunnah (Ibn Sirin).
Dulu kepengen banget beli buku ini tapi harganya kemahalan. Setelah ada diskon 60% di pameran buku akhirnya kebeli juga. sudah hampir setahun tapi baru baca 40%

Kisah Penciptaan & Tokoh Sepanjan Zaman (Syaikh Muhammad bin Ahmad)
Di beli karena penasaran sama judulnya, tapi sampai sekarang belum pernah dibaca.

The End of Science (John Horgan).
Di beli karena Judul yang kontoversial, baru baca 50%

Kitab Asbabun Nuzul
Buku ini sangat menarik, menceritakan sebab musabab turunnya ayat alqur'an, namun sayang bacanya belum sampai tamat.

La Tahzan (Dr. Aid Al Qarni)
Kata "La Tahzan" mengingatkan lagu nasyid yang sering saya nyanyikan waktu SMA (dulu belum ada nasyid berbahasa indonesia). Walau demikian saya belum sempat baca buku ini.

Semua buku diatas rata-rata cukup tebal (diatas 300 hal). Karena saya lumayan sering membeli buku, banyak juga buku yang terluput untuk dibaca (belum habis dibaca sudah beli buku lagi). Beberapa hari yang lalu jalan-jalan ke Toko buku Gramedia (setelah sekian lama ga main kesana) mata saya sudah gatel melihat judul-judul baru yang dipajang disana.

Ok. Setelah membaca buku sekarang kembali ke Laptop.