30 Mei 2006

Trip to Bali

Pantai kutaWalau saya tinggal di indonesia, seumur-umur belum pernah pergi ke pulau Bali yang terkenal itu. namun kesempatan itu akhirnya datang juga ketika saya ditugaskan untuk mengerjakan proyek untuk kantor JAL di Bandara Ngurah Rai, Denpasar. Ke Bali saya pergi berdua dengan salah seorang teknisi rekanan perusahaan.

Pesawat berangkat jam 7 pagi tapi ditunggu-tunggu sampai pukul 07.30 rekan saya ini tidak kelihatan batang hidungnya. Saya mulai panik. Masalahnya saya tidak diberitahu nomor HP yang bersangkutan (pokoknya ketemuan aja di terminal, begitu katanya). Kalau saya tinggal masuk pasti doi akan ketinggalan pesawat. tapi kalau saya tungguin, ga jelas kapan datang. Bisa-bisa kami berdua tidak jadi berangkat. Panik nomor dua, ternyata hari ini nomor HP saya tidak bisa dipakai untuk menelpon keluar, padahal kemarin masih bisa. Apa karena saya nunggak atau Satelindo sedang bermasalah? (saya menggunakan Matrix). Perasaan, urusan pembayaran nomor HP sudah diurus oleh autobill dari Kartu kredit yang saya miliki.

Akhirnya saya putuskan untuk boarding duluan. buat yang terlambat, ya apa boleh buat dari pada ga jadi berangkat semua lebih baik nanti nyusul dengan membeli tiket lagi. Baru saja saya duduk didalam pesawat, telp saya berbunyi (untung belum saya matikan). Ternyata rekan saya ini baru saja datang (dan baru menghubungi saya!), dan menunggu di luar terminal. Saya minta tolong pramugari setempat untuk menolong rekan saya ini yang tidak bisa boarding karena tiketnya ada pada saya (sampai minjam HP-nya segala. Makasih mbak), alhamdulillah, akhirnya kami berdua bisa berangkat.

Di Bali ngapain sih? urusan pekerjaan sebenarnya ga terlalu susah koq. Manajmen IT JAL berencana melakukan upgrade terhadap infrastruktur jaringan mereka. Tugas kami mempersiapkan infrastrutur penunjang. Salah satunya memasang system rack. Harusnya yang menginstall system rack adalah dari vendor rack itu sendiri, namun karena ga ada budjet untuk mengirim teknisi rack ke Bali, kami sendiri yang harus memasangnya. Dasar ga pengalaman pasang rack, begitu hampir selesa(tinggal pasang pintu) ternyata rack yang kami pasang tiangnya terbalik semua. Hahah... harus bongkar ulang dari awal lagi. Untungnya urusan pekerjaan yang lain seperti switch, router, modem backup dan lain-lain tidak ada masalah berarti. Kami bekerja cepat dan lembur sampai jam 10 malam supaya keesokan harinya bebas tugas dan bisa jalan-jalan dengan santai.

Pantai kutaOK sekarang cerita tentang Bali. Kesan pertaman adalah nuansa mistis. Baru kali ini saya pergi ke tempat yang dimana-mana disediakan sesajen (Bahkan dalam ruangan kantor). Kalau saja ada sesajen disekitar rumah saya sudah pasti saya buang, tapi di Bali saya harus menghormati kepercayaan setempat.

Satu hari bebas saya di Bali tidak saya habiskan untuk sekedar berlibur dan beristirahat, saya pergi kebanyak tempat untuk sekedar survey, kalau-kalau suatu waktu saya kembali kesini untuk libur betulan. Dengan menyewa sepeda motor dengan tarif Rp 50 ribu sehari, saya keliling-liling sekitar Pantai Kuta, sanur dan Benoa. Sayang waktu saya di Bali sangat sempit. Naik motor sampe ngebut 70an km/ jam (motornya Yamaha Mio Bo!, ga enak dipake ngebut) tidak cukup untuk jalan sampai ke Nusa Dua dan uluwatu.

Tentang makanan di Bali saya anggap relatif murah (setidaknya untuk ukuran orang Jakarta). Harga jajanan makanan di Bali tidak jauh beda dengan harga makanan sekelas di jakarta termasuk jajanan kakilimaan. Orang bilang di Bali susah cari makanan halal (untuk muslim), bagi saya tidak susah koq (tergantung wilayah kali yaa...), Tinggal cari spanduk "halal" atau "muslim" ada banyak dimana-mana.

Alhamdulillah, urusan pekerjaan lancar dan setelah tiga hari dua malam berada di bali. Saya akhirnya kembali dengan selamat ke Jakarta. Setidaknya dalam perjalanan singkat ini saya sedikit banyak mengetahui situasi di Bali. Insya Alloh suatu saat saya akan kembali.

Problem Kamera Canon

Hasil foto kamera rusakSekitar tiga minggu lalu saya mengobrol dengan teman saya via y!m . Doi mengeluh bahwa kamera digitalnya merk Canon rusak, padahal umurnya masih kurang dua tahun. Dicari-cari via google teryata memang ada issue untuk beberapa tipe product Canon (PSA 60,70,75, etc) berkaitan dengan sensor CCD . Hey.. kamera saya Canon PSA75.

Baru juga diomongin, beberapa hari kemudian ketika saya berniat menggunakan kamera, ternyata rusak juga! Padahal terakhir kali pakai masih bagus. Kamera ini masih bisa dioperasikan hanya saja hasil jepretan (baik terlihat dari layar LCD ataupun setelah didownload) rusak parah. Lihat aja gambar di atas. Saya yakin 100% ini adalah masalah yang sama sepeti yang dibicarakan beberapa hari yang lalu. Segera saya telpon Canon Service center untuk menanyakan kasus ini. Ternyata benar, Canon mengakui issue tersebut dan saya boleh memperbaiki kamera saya dengan cuma-cuma apabila kerusakannya berkaitan dengan sensor CCD (kebetulan masa garansi kamera saya sudah habis).

Sekarang Kamera saya sudah betul kembali. Great! Orang di service center bilang paling lama dua minggu untuk perbaikan namun untuk kamera saya ini kurang dari dua minggu sudah bisa saya ambil. Thx Canon. Awas jangan rusak lagi. btw, canon service center ini bukanya cuma hari kerja dan pada jam kerja. Untungnya Canon service center letaknya sejalan dengan arah kekantor jadi tidak perlu mbolos atau cuti.

Notice dari Canon tentang masalah CCD Sensor:
http://www.canon-asia.com/index.jsp?fuseaction=image-phenomena_notice

29 Mei 2006

Gempa Yogya (27/05/2006)

Innalillahi wa inna ilaihi raajiun. Semoga para korban gempa diberikan ketabahan dan kesabaran atas musibah yang terjadi. Pertama kali mendengar berita ini lewat siaran breakin news di Metro TV pukul 10 pagi. Saya jarang nonton tivi, tapi spesial di waktu weekend (sabtu dan minggu) saya sering stay tune di chennel ini menikmati acara Oprah show dan National Geographics Special. Tadinya saya pikir gempa berkekuatan 5.9 skala richter itu cuma gempa kecil (maklum saya bukan Geolog) tapi mendengar breakin news siang korban yang berjatuhan sudah mencapai ratusan orang (malamnya sudah mencapai lebih dari 2000 jiwa) saya menduga-duga jumlah korban bisa jadi mencapai ribuan jiwa. Ini bencana alam yang besar.

Artikel Wikipedia:
- http://en.wikipedia.org/wiki/2006_Java_earthquake
- http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_Bumi_Yogyakarta_Mei_2006

Situs terkait:
- http://helpjogja.net/
- http://merapi.combine.or.id/
- http://indonesiahelp.blogspot.com/
- http://www.gudeg.net/jogjamenangis/
- http://www.mediacenter.or.id/

27 Mei 2006

Jakarta on Google Earth

Rumah di Google EarthEntah sejak kapan saya tidak begitu memperhatikan, dalam seminggu terakhir ini ketika saya menjalankan google earth, ternyata sudah tersedia foto satelit yang lebih baik untuk kota Jakarta. Saya bisa melihat jalan-jalan raya, gang-gang bahkan mobil dengan lebih baik. Saya bisa melihat foto rumah saya dengan jelas di google earth (lihat foto dengan tanda panah). Good Job Google! Dengan demikian Jika ada teman yang ingin tahu rumah saya, saya bisa memberitahu dimana letak rumah saya hanya dengan memberikan koordinat (Bujur dan Lintang) dan biarkan yang bersangkutan mencari jalan ke rumah via google earth (atau GPS kalau punya).

Sayangnya foto satelit dengan resolusi tinggi ini baru tersedia untuk kota jakarta saja (itupun hanya sebagian), pinggiran jakarta atau kota-kota lain di Indonesia masih belum tersedia.

15 Mei 2006

I Hate Vacation Email

I hate Vacation email!

Anda langganan suatu milis dan tiba-tiba inbox anda penuh oleh email dari seseorang yang isinya (kira-kira) "Halo, beberapa hari ini saya pergi keluar kota. Jika ada keperluan mendesak .. bla..bla.." Ya, user tersebut memanfaatkan fitur yang dikenal dengan "vacation email". Intinya mail server akan otomatis mereply semua email yang ditujukan ke user tersebut dengan isi pesan yang telah didefinisikan. Fitur ini biasanya di-enable jika user yang bersangkutan dalam waktu beberapa lama tidak akan membaca email dan semua pengirim email harap maklum adanya.

Sepertinya fitur yang keren, tapi menjadi fatal jika yang bersangkutan melanggan milis dan lupa unsubscribe sebelum meng-enable fitur ini. Akibatnya milis akan di bombardir oleh reply dari server sampai dengan sang moderator milis terbangun dan buru-buru menghapus user tersebut dari milisnya.

Kejadian seperti ini beberapa kali saya alami. Jelas mengesalkan apalagi sang moderator juga ternyata sedang "in vacation". Sering saya menganggap orang yang menggunakan fitur ini sebagai orang yang narsis. Coba renungkan kembali. Apa perlu mereply semua email yang masuk dengan pesan "maaf saya sedang tidak berada ditempat.. bla.. bla.." ? Pertimbangkan bahwa:
- Tidak semua email kudu di reply (email pemberitahuan, log report, etc)
- Andaikan perlu direply, masih bisa menunggu beberapa hari
- Andaikan ada sesuatu yang TOP URGENT yang kudu di respons secepatnya, percayalah mereka akan mengubungi anda dengan cara lain. Jika tidak, itu artinya hal top urgent tersebut adalah menyangkut hidup dan mati anda (bukan si pengirim email). kalau begini berarti itu adalah masalah anda, bukan masalah mereka (salah sendiri ga baca email, paling-paling begitu komentar mereka). Fitur "vacation email" tidak berguna untuk masalah ini.

Sebagian orang mungkin punya alasan lain. Katakanlah, menggunakan fitur ini adalah PROTAP (prosedur tetap) untuk semua karyawan yang berpergian. Saya pribadi tidak pernah menggunakan fitur ini, dan saran saya untuk orang-orang yang mempunyai account email perusahaan namun dalam penggunaannya mencampur antara urusan bisnis dan urusan pribadi lebih baik jangan gunakan fitur ini (atau gunakan fitur ini namun sebaiknya email account tersebut jangan gunakan untuk urusan pribadi) . Kalau email anda banyak berisi email top urgent, sebaiknya diusahakan gimana cara anda selalu bisa akses mailbox anda. Jaman sekarang ada banyak teknologi yang memungkinkan hal tersebut.

12 Mei 2006

Gempa

Sore ini sekitar pukul 15.15 WIB, saya sedang presentasi di salah satu customer tiba-tiba terasa goyang. eeh... gempa? padahal posisi saya "on the ground" lhoo alias tidak berada di atas gedung bertingkat. Saya pikir karena ada kontainer lewat (saya berada di wilayah dekat pelabuhan tanjung priuk), namun di sanggah oleh tuan rumah bahwa kalau cuma truk kontainer lewat, tidak akan menggoyang sekeras ini. Kebetulan saat itu saya sedang duduk diam sehingga bisa merasakan goyangan yang mungkin tidak terasa bagi orang yang sedang beraktivitas.

Pulang kerumah saya coba cari-cari informasi. tidak ada berita di detik.com, namun di blognya idban, ada berita. Gempa berkekuatan 5,6 SR terjadi di sekitar wilayah selat sunda.
Apa anda juga merasakannya?

09 Mei 2006

Lumba-Lumba di Yupiter?

Lumba-LumbaDari situs pravda diberitakan bahwa Satelit Galileo, menemukan suatu gerakan di bawah lapisan es tipis di Europa, salah satu bulan Yupiter. Selain gerakan, Sensor suara galileo juga merasakan siulan yang berasal dari bawah lapisan es tersebut. Setelah di analisa, siulan ini mirip sekali dengan siulan yang dihasilkan oleh ikan lumba-lumba
“Scientists were just amazed at the results of a computer analysis of the data. The frequency of the sounds coming from the moon’s ocean was found to be equal to that of the sounds produced by dolphins on Earth! The error margin is 0.001%,” said Clark.
Betulkah ada Ikan lumba-lumba disana? Temuan yang sangat menarik.

08 Mei 2006

Polisi di Semanggi

Ini adalah cerita pengalaman saya "berurusan" dengan pak polisi di jembatan Semanggi.

Pengalaman pertama beberapa tahun yang lalu.
karena mobil kantor yang saya tumpangi tidak searah dengan tujuan saya, saya minta turun persis di putaran semanggi arah ke Blok M. Waktu itu sore hari menjelang maghrib, cuaca habis gerimis dan sepi. Setelah beberapa langkah berjalan tiba-tiba polisi di pos yang tidak jauh dari situ berteriak memanggil saya.

[Me] : Err... (deg-deg-an)
[Polisi] : Yak, kemari dik!
[Me] : Ya, ada apa pak??
[Polisi] : Dik, Kamu sudah makan belum?
[Me] : emmh... Belum pak (emang belum makan dari siang)
[Polisi] : Kalau gitu ambil nih nasi bungkus...
[Me] : Oh, terima kasih pak
[Polisi] : makan disini ga papa. Santai ajalah...
[Me] : .... (makan nasi bungkus. emang lagi laper)

Kirain mo di tangkap, ternyata dapet nasi bungkus.

pengalaman kedua, Minggu lalu.
Saya dapat tugas mengirim sekaligus mengconfigure sebuah manageable switch di salah satu customer di wilayah Sudirman. Mereka minta di pasang off Office Hour, sekitar jam 5 sore. paling males pergi kedaerah situ di sore hari, mana macet dan kena 3in1 pula. Jadi saya putuskan pergi naek motor saja sekalian pulang. Di jalan saya agak melamun dan melewati jembatan semanggi agak minggir, sehingga kebawa arus malah berputar diputaran semanggi (yang terlarang untuk sepeda motor). Pritt....!!!!

[Polisi] : Selamat Sore Pak!!
[Me] : Selamat Sore
[Polisi] : Apa bapak ga ngeliat itu rambu gede ? (maksudnya motor dilarang lewat)
[Me] : Iya... mohon maaf pak, saya Lupa.
[Polisi] : Surat-surat lengkap?
[Me] : Lengkap
[Polisi] : Boleh saya lihat?
[Me] : .... (serahkan SIM dan STNK)
[Polisi] : Ya sudah hari sampeyan saya maafkan. Lain kali tidak boleh..
[Me] : Waduh.. terima kasih pak.

Ternyata tidak diapa-apain, padahal pelanggaran telak banget.

Selain kejadian diatas, selama punya sepeda motor sendiri, sebenarnya baru dua kali saya kena tilang. Pertama daerah sunter podomoro karena nerobos lampu merah. Di jalan sepi ternyata ada polisi, bener-bener apes hari itu :). Yang kedua adalah di jalan by-pass dekat kementrian Lingkungan hidup karena lewat jalur cepat. Waktu itu ada puluhan motor lain ikut kena tilang (panen besar!!) saya sendiri baru sadar kalau di daerah itu dilarang lewat jalur cepat. Sudah puluhan kali lewat, baru kali ini kena tilang.