07 Oktober 2008

Lebaran

Alhamdulillah, kita semua telah merayakan idul fitri 1429H. Buat saya dan keluarga, perayaan lebaran tahun ini ada "kemajuan" dibanding beberapa tahun belakangan ketika anak-anak masih bayi kecil dan sangat merepotkan kalau diajak pergi jauh dan sekaligus ke banyak tempat. Kalau lebaran beberapa tahun ini saya lebih sering dirumah saja, Merayakan lebaran tahun ini saya lebih enjoy karena anak-anak sudah tumbuh jadi anak-anak yang ceria dan antusias setiap diajak pergi kemana saja. Lebaran tahun ini Lutfan berumur hampir 4 tahun dan lyra 2,5 tahun.

lutfan lyra

Penetapan hari idul fitri tahun ini juga lebih baik dari tahun sebelumnya, pemerintah dan banyak ormas islam (terutaman NU, Persis dan muhammadiyah) seragam dalam menetapkan tanggal 1 syawal pada tanggal 1 Oktober 2008. Yang ajaib buat saya adalah ada beberapa aliran atau masyarakat muslim yang merayakan idul fitri dua hari sebelum dan ada juga yang tiga hari sesudah tanggal 1 Oktober. Saya bertanya-tanya. Bukan metode hisab/rukyat yang mereka gunakan melainkan apakah hal ini sudah lama berlangsung? perbedaan selama satu hari bisa ditolerir dan bisa dijelaskan (semisal argumen yang dikemukakan oleh Hizbut Tahrir yang memutuskan idul fitri jatuh sehari sebelumnya). Namun perbedaan hingga ada 5 hari sangat extrim. Setidaknya bagi saya.

Mulai hari senin kemarin sudah back to work, langsung terselenggara meeting dan urusan kerja yang lainnya (dan pulangnya sudah macet lagi). Semoga "kuliah" selama ramadhan kemarin tetap membekas setidaknya hingga ramadhan tahun depan (jika Allah menyampaikan umur kita).

16 Agustus 2008

Hisab Ramadhan Syawal 1429H

Alhamdulillah, tidak lama lagi (jika Allah masih memberi umur) kita akan menjumpai bulan suci ramadhan, bulan yang kita nanti-nantikan.

Seperti yang telah saya lakukan dalam beberapa tahun terakhir, saya mencoba menghitung dengan kemampuan saya yang terbatas, dengan jurus yang sama seperti tahun lalu dan sebelumnya lagi (belum nambah ilmu nih)

Dari kalender bulan dari NASA, ijtimak atau konjungsi bulan pada tahun ini:
Ramadhan --> Tanggal 30-08-2008: 19:58 UTC (31-08-2008 02:58 WIB )
Syawal ------> Tanggal 29-09-2008: 08:12 UTC (29-09-2008 15:01 WIB)

Dari data diatas tebakan saya mayoritas ormas atau lembaga berwenang akan seragam dalam menentukan awal ramadhan. Megapa? Karena data menunjukkan jarak antara konjungsi dengan terbenam matahari terpaut cukup lama( 21 jam untuk WIB dan 23 Jam untuk WIT). Semakin lama jarak konjungsi dan terbenam matari, semakin jauh jarak sudut antara matahari dan bulan sehingga kemungkinan besar Hilal pasti terlihat pada sore hari tanggal 31 Agustus 2008. Dengan demikian umat islam akan memulai ibadah shaum ramadhan mulai tanggal 1 september 2008.

Berbeda untuk penentuan akhir ramadhan. Ijtima' tarjadi hanya sekitar 3 jam sebelum matahari terbenam untuk wilayah Indonsia Barat, dan 1 jam untuk wilayah indonesia timur. Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, situasi ini menyebabkan hilal (walaupun diatas ufuk) kecil kemungkinan bisa dilihat mata. Karenanya ada potensi perbedaan tanggal untuk penentuan 1 syawal di masyarakat. Bisa jadi sebagian masyarakat berpuasa selama 29 hari, namun ada yang menggenapkan 30 hari. Sebagai perbandingan, tahun 2007 lalu jarak konjungsi dengan terbenam matahari adalah 5 jam. Saat itu Pemerintah memutuskan 1 syawal jatuh esok lusa, sementara Muhammadiah memutuskan esok hari.

Pada uraian di atas saya hanya memperhitungkan faktur jarak waktu antara konjungsi dengan matahari terbenam. walapun tidak akurat karena banyak faktor lain yang harus dipertimbangkan seperti ketinggian, fase dan sudut elongasi terhadap matahari (dan kebetulan sekarang ini bukan fokus oprekan saya), mungkin ini kriteria yang paling mudah dipahami oleh masyarakat awam. Saya akan coba jelaskan sedikit dengan bahasa yang sederhana.

Jika pada saat konjungsi jarak matahari-bulan nol derajat, maka setelah itu pelan-pelan bulan mulai berjarak terhadap matahari. Semakin lama semakin jauh. Oleh karena itu, ketinggian bulan (saat matahari terbenam) tergantung sudah berapa lama konjungsi terjadi dimana semakin lama, semakin tinggi. yang paling mudah adalah jika konjungsi terjadi lebih dari 7 jam saat matahari terbenam, hampir bisa dipastikan hilal dapat terlihat. Namun jika konjungsi terjadi kurang dari 7 jam sebelum matahari terbenam, maka kemungkinan besar hilal sulit dilihat, dan para ahli hisab mungkin akan berselisih karena kriteria hilal di saat kritis tersebut sampai saat ini ada banyak versi dan masih diperdebatkan.

Jadi, kalau ada perbedaan lagi, pilih yang mana? Buka mata, buka pikiran, putuskan dengan ilmu dan yakinkan dengan iman. insya Allah, posting ini akan saya update dengan link dari artikel lain yang bermanfaat.

Oyah hampir lupa. selamat menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Seputar Rukyah dan hilal
Artikel di Blog Mutoha
Kriteria Said Jenie tentang Hilal
Situs Rukyat-Hilal Indonesia

Seputar Awal Ramadhan/Syawal 1429H

13 Juli 2008

L'Arbre du Ténéré

Tenere Kadang wikipedia menginformasikan sesuatu yang sangat unik, setidaknya bagi saya pribadi. Kali ini adalah kisah sebuah pohon yang bernama asli (dalam bahasa lokal) L'Arbre du Ténéré atau Tree of Ténéré dalam bahasa inggris.

L'Arbre du Ténéré adalah sebuah pohon biasa sejenis akasia. tingginya sekitar 3 meter dan hidup merana. Istimewanya? adalah satu-satunya pohon yang tumbuh dalam radius lebih dari 400km di wilayah gurun sahara. kondisi geografis tempat dimana pohon ini tumbuh sangatlah tandus, namun -mungkin juga sebuah keajaiban- pohon ini berhasil bertahan hidup selama puluhan tahun.

Akhir hayat pohon ini cukup ironis. pada tahun 1973, sebuah truk menabraknya sampai patah. Bukan cuaca tandus kering dan gersang yang membunuhnya melainkan orang mabuk yang menyetir truk. Dan sesungguhnya bukan kali itu saja pohon ini pernah ditabrak mobil.

Sisa patahan pohon ini kini disimpan di musium nasional Nigeria.

artikel asli:
Wikipedia

11 Juli 2008

Selamat jalan pak Said

Email pertama yang saya baca hari ini sangat mengejutkan. Prof. Said D Jenie telah wafat pada hari ini (11 Juli 2008) pukul 07:50. Saya mengetahui bahwa beliau tengah dirawat dirumah sakit karena serangan jantung namun sama sekali tidak menyangka bahwa sudah dekat waktunya untuk kembali ke Yang Maha Kuasa.

Mengenang kembali semasa saya masih menjadi mahasiswa beliau, saya masih merasa berhutang budi atas kebaikan beliau membimbing tugas akhir saya. Sebenarnya sejak setelah menikah saya berniat untuk sekedar main kerumahnya di Bandung untuk sekedar bertemu berterima kasih atas segala kebaikannya, namun selalu saya tunda-tunda (disamping khawatir mengganggu kesibukannya). Sekarang kesempatan untuk bertemu sudah lenyap. Yang bisa dilakukan adalah mengenang kebaikannya, meneruskan cita-citanya serta mendoakan semoga Allah SWT membalas semua kebaikan dan menghapus semua kesalahannya.

Selamat Jalan pak Said. Pergilah dengan tenang serta diridhai Allah SWT. Semoga ilmu yang bapak turunkan menjadi amal sholeh yang akan terus mengalir serta menjadi inspirasi bagi semua murid bapak. Jauh dalam lubuk hati, saya merasa sangat bangga pernah menjadi murid seorang Prof. Said D Jenie.

Foto bareng
foto bersama di rumah beliau tahun 2001.

20 Maret 2008

Trip to Bangkok (2)

Tujuan perjalan ke Bangkok adalah Training (teknis) sebuah produk dari IBM seputar Bussines Service Management, skill yang dikejar tayang karena dalam waktu dekat saya harus melakukan POC dan Implementasi di dua Bank berskala Nasional. Pengajarnyanya seorang wanita paruh baya berasal dari US (dimasa kecilnya beliau pernah tinggal di Indonesia selama beberapa tahun). Yang unik dari beliau adalah suka sekali dengan buah jambu Bangkok (mentang-mentang di Bangkok). Setiap hari yang dicari adalah buah jambu Bangkok. "Memangnya di US ga ada miss?" tanya saya. "Ada sih tapi mahal", jawabnya. "Sekilonya sekitar USD 35-40". Wow... mahal banget untuk sekilo jambu.

Training yang cuma 3 hari tidak bisa saya ikuti dengan efektif. Kendalanya adalah laptop saya mulai "mejen" (beeraaattt) ketika mulai masuk materi advanched Lab. Laptop Thinkpad Z61t milik saya bersenjata Memory 1GB tidak cukup kuat menjalankan dua VMWare instance bersama-sama. Selai itu, VMWare image yang harus dimainkan total Sizenya sekitar 36GB, hampir 50% dari kapasitas HDD yang saya miliki (saya harus hapus banyak file sebelum memulai). I know, dari awal memang sudah diberitahu requirement minimalnya adalah 2GB, tapi saya tidak menyangka juga tidak kebagian laptop latihan dari Class coordinator. However, rekan sekelas lain yang bersenjata memory 2GB di laptopnya pun mengeluh (lambat) juga.

Kekurangan memory ini menyebabkan saya langsung mengupgrade memory dan HDD laptop setibanya di Jakarta. Hey, memory laptop sudah murah ternyata. satu keping memory DDR2 2GB saya beli seharga 450 ribu saja di Manggadua mall.

Kembali tentang training, Selain masalah laptop training session berjalan dengan mulus dan berakhir dengan foto bersama.

TBSM

Karena training tiga hari dan masa saya di Bangkok 5 hari, tentunya ada dua hari untuk jalan-jalan sekitar bangkok. Hari pertama (setelah training) saya jalan ke beberapa Mall dan plaza, diantaranya pantip plaza (IT mall), Siam Center dan MBK plaza. Kalau ingin belanja oleh-oleh Cinderamata khas Thailand, bisa dicari di MBK plaza. Namun sesungguhnya ada banyak tempat belanja murah yang mirip-mirip ITC mangga dua atau Cempaka Mas di Jakarta. karena saya bukan tukang belanja (tapi ada beban untuk bawa oleh-oleh khas thailand), pilihan belanja di MBK plaza.

Berikutnya saya coba jalan-jalan agak jauh dikit, Menyusuri sungai Chao Praya naik turis boat. Ongkosnya lumayan murah, sekitar 20 Bath (Rp 6000) sekali jalan atau 120 Bath (Rp 36000) untuk unlimited travel (seharian sampai puas) . Jika anda ke Bangkok jangan lewatkan perjalanan menyusuri sungai ini karena banyak objek-objek menarik disepanjang aliran sungai.


Chao Praya

Sekarang sudah kembali di Jakarta dengan selamat, kembali pada kesibukan dan rutinitas seperti biasa.