10 September 2004

Gmail Invitation

Saya ingin berbagi kepada anda, pengunjung situs ini. Bagi anda yang beruntung, saya berikan gmail invitation secara cuma-cuma. Caranya gampang koq. beritahu saya melalui email nama lengkap anda dan email address anda dimana invitation akan dikirim. Hanya tersedia 5 invitation, tanpa diundi. siapa cepat dia dapat.

Note untuk user @yahoo.com:
Kalau bisa, jangan berikan alamat email @yahoo.com karena (pengalaman saya) email invitation dari gmail otomatis langsung masuk folder bulk. kalau memang anda cuma punya satu-satunya email @yahoo.com, mau gimana lagi... Tambahkan kata kata berikut pada email anda "saya akan cari invitation gmail ini di folder bulk saya" sebagai tanda bahwa anda paham bahwa di @yahoo.com, invitation gmail harus di cari di folder bulk, bukan di inbox.

08 September 2004

HP Nokia 6610

Udah beberapa bulan terakhir ini saya punya keluhan dengan HP saya Nokia 8210. Sering tidak dapat sinyal dan kalau di telpon tidak nyambung. Padahal sudah pernah di perbaiki dan ganti batre (saat ganti batre, performa sudah membaik, tapi kadang masih ngaco) akhirnya minggu lalu saya beli nokia 6610.

However, sebenarnya sebelumnya agak bingung dengan model-model kamera yang ada. Yang saya butuhkan sebenarnya adalah HP yang murah, ringan, batre tahan lama, dan selalu dapat sinyal kuat. transfer data cukup dengan irDA. Dan saya tidak butuh dan kurang tertarik dengan fitur-fitur pemanis seperti kamera (kamera HP sekarang masih "nanggung"), polyphonic ringtone, dan MMS. Saya agak heran dengan orang yang beli HP mahal-mahal tapi belum tentu fitur-fitur yang ada di HP mahal tersebut belum tentu mereka gunakan. Saya pribadi tidak mau membayar lebih mahal untuk fitur-fitur yang tidak saya butuhkan. Oh, Mungkin suatu saat butuh tapi pada saat itu saya akan membeli, bukan sekarang.

Kenapa beli Nokia 6610? sebelumnya saya udah berencana membeli T610, tapi berhubung saat itu harganya masih mahal (sekitar rp. 2juta) , ternyata malah saya ditawari barang yang lebih murah. Nokia 6610 second saya beli dengan harga Rp. 1,1 juta.
Jadi bagi saya masalah utama adalah harga karena fitur-fitur yang saya manfaatkan masih standar. maka yang saya maksud adalah dengan budget sekitar satu juta, HP apa yang layak dimiliki? Kalau beli 8210 lagi harganya memang murah, tapi teknologi-nya udah ketinggalan. Paling enggak, saya punya HP murah dengan Teknologi yang baru.

6610 ini fiturnya apa yaa? IrDA (yang ini emang butuh), polyphonic ringtone, MMS, layar warna, games dan aplikasi (fitur standar HP masa kini), Radio (cool, saya senang mendengarkan radio, tapi saya tidak nyaman dengan handsfree), Modem GPRS. Yang terakhir ini memang saya incar, siapa tahu ada internet gratis via GPRS.

Kartu matrix (saya pakai Matrix) memberlakukan tarif GPRS flat sebesar Rp. 25 ribu perbulan, namun sayang hanya sampai dengan bulan oktober depan.

Ngomong2, ini adalah HP saya ke-4.
sejarahnya.....

Nokia 6110 : Hilang di copet di Bis
Nokia 3210 : Hilang di copet di Bis (juga)
Nokia 8210 : Saya berikan ke istri saya untuk di pakai
Nokia 6610 : dipakai sampai sekarang


----8< catatan nokia 8210 (10.03.2003) ----

Saya baru beli handphone, dan ini adalah yang ketiga kalinya saya punya handphone.
HP pertama adalah hadiah ulang tahun dari seseorang, nokia 6110 sekitar desember 2001, tapi hilang di copet di bis 31 april 2002. Kejadiannya di bis patas P6 waktu berangkat ke kantor, naiknya dari depak Komdak, semanggi. waktu itu bis penuh sekali and HP tsb saya kantongin di saku kanan celana. Sadar kecopetan justru setelah turun dari bis.

waktu hilang dicopet itu sebenernya HP tersebut udah agak rusak, tampilan displaynya tidak bisa dipakai buat baca sms karena beberapa hari sebelumnya kehujanan waktu saya bawa naik motor. Selain itu juga pulsanya udah habis, tapi lumayan nomernya nomer cantik: 0818648720.

Beberapa bulan tidak punya HP saya merasa biasa-biasa aja. kadang merasa butuh juga, tapi komplain justru dateng dari para kolega terutama bos ^_^. Kalo mereka butuh, kenapa ga beliin, heheh... tapi akhirnya saya dapet tawaran bagus, HP nokia 3210. sekitar bulan November 2002 saya punya HP lagi, tapi ini justru ga berumur lama. perasaan, baru sekali beli pulsa isi ulang, udah ilang lagi sekitar awal februari. Kejadiannya waktu saya naek Kopaja 86 kearah Kota dan HP-nya saya taruh di dalam tas. waktu itu saya mau pergi ke glodok & mangga dua. Nomor HP yang ilang tsb 08128704776.

Sekarang saya beli HP Nokia 8210 dengan nomer 08179958922, beli bekas dari kakak ipar saya yang juga bisnis jual/beli handphone. Saya berdoa semoga ga ilang lagi.

03 September 2004

Ganti nomor HP

Sudah setahun ini saya menggunakan nomor Matrix 08151813625. di banding dengan sebelumnya (saya pernah menggunakan Simpati dan ProXL), nomor matrix ini lebih murah karena harga pulsa dihitung per 6-detik, Rp.50 untuk ke PSTN dan Rp. 75 ke No HP lain. Kebetulan saya tidak terlalu sering menggunakan HP (dan lebih sering menghindari menelpon dari HP) sehingga pemakaian pulsa saya relatif sedikit. jika sebelumnya saya harus membeli pulsa Rp. 100.ribu setiap 2 Bulan, sejak menggunakan Matrix, rata-rata tagihan setiap bulan sekitar Rp. 30 ribu.

Beberapa bulan terakhir bahkan saya menggunakan HP saya lebih intensif dan lebih banyak menelpon dibanding SMS (rata-rata sehari 3-4 kali menelpon walau tidak lama-lama) tetap saja tagihan saya berkisar antara 40 ribu - 60 ribu. Ini sangat menguntungkan, karena saya sering butuh menelpon hanya sebentar. dengan satuan pulsa per 6 detik, lebih murah menelpon di banding dengan SMS.

Namun sayang seribu kali sayang, bulan kemarin tagihan saya tiba-tiba membengkak (Rp 120 ribu) yang ternyata setengahnya adalah biaya abodemen. nomor Matrix yang saya gunakan ini memang free abodemen selama setahun, dan sepanjang yang saya tahu, abodemen tahun berikutnya adalah sebesar Rp. 25 ribu. Kalau abodemen 25 ribu saya masih tidak keberatan, namun kalau sebesar 65 ribu, nanti dulu....

Dan lagi-lagi kebetulan, ada promo dari Matrix9 bebas abodemen. saya mendapatkan 2 nomor matrix9 bebas abodemen dari Kartu CitiBank. Saya memutuskan untuk menutup kartu matrix saya yang lama, dan beralih ke matrix9. Sama-sama Matrix cuma bedanya Matrix9 bebas abodemen, namun satuan pulsanya adalah 20 detik (rp. 200 jika ke PSTN).
biaya pulsa Matrix9 jika dilihat rata2 perdetik tidak jauh berbeda dengan yang lama, namun karena satuannya adalah per 20 detik, biaya telpon per sekali nelpon rata-rata menjadi lebih besar. namun jika di banding biaya dengan Abodemen Rp. 65 ribu di Matrix yang lama. saya akhirnya memilih Matrix9. ga apa-apa. masih murah koq.

Semoga di masa depan tarif Telpon lebih murah lagi.

btw berarti sampai sekarang, sudah 4x saya ganti nomor,
sejarahnya.....

0818648720 : hilang dicuri.
08128704776 : hilang dicuri (lagi)
08179958922 : pensiun, ganti matrix
08151813625 : ganti ke matrix9
081510104603 : dipakai sampai sekarang

10 Agustus 2004

New Monitor

Selama ini saya memiliki monitor 15" merek Philips (ga tau typenya). Selama ini saya puas, monitor ini tidak pernah rusak atau ngadat padahal waktu beli sudah bertitel barang bekas (dulu masih mahasiswa, monitor baru ga kebeli). Sedikit sayang, gambarnya sudah agak gelap. Untuk kerja tidak terlalu masalah, yang berasa adalah saat memutar film. Adegan yang gelap-gelap akan tidak kelihatan.

Beberapa minggu lalu kebetulan, manajer saya kelebihan PC bekas. ada sebuah PC, pentium I/166MHz berikut Monitor 17" yang ingin di hadiahkan kepada saya. PCnya saya tidak butuh, tapi saya ambil juga untuk saya hadiahkan kepada salah seorang adik sepupu saya yang belum punya PC. Monitor 17" saya ambil untuk saya sendiri, sementara untuk adik sepupu saya itu saya berikan Monitor philips 15" milik saya. Jadilah saya memiliki Monitor *baru* 17". Lumayan sekarang kalau nonton film layarnya lebih besar dari sebelumnya. untuk masalah brightness sama gelapnya dengan monitor 15" yang lama tapi tak apa-apa lah...

Cerita baru mulai nih. Baru beberapa minggu punya monitor 17 inchi, tiba-tiba suatu malam monitor ini bermasalah, tiba-tiba tampilan layarnya menciut. Malam itu saya coba restart komputer beberapa kali dan coba chek kondisi sambungan kabel semua nihil. Saat pertama kali restart monitor berprilaku normal, namun tak lama kemudian penyakitnya akan kambuh.

Keesokan paginya timbul situasi darurat. Beberapa file harus saya copy untuk saya bawa kekantor. saya nyalakan komputer. walaupun kemudian layar monitor menciut dan tulisannya susah terbaca, saya tetap memaksakan diri bekerja karena sydah tanggung, beberapa langkah lagi saya akan berhasil mengcopy file-file yang saya butuhkan. Tiba-tiba terdengar suara letusan dan keluar asap tebal dari bawah monitor saya. Whaa... saya panik langsung saya cabut listrik komputer saya.

Memang sudah takdir harus beli monitor baru. Lagi pula sudah 4 tahun lebih ga ganti monitor, mana gambarnya gelap. Sabtu kemarin akhirnya saya membeli sebuah monitor baru: Samsung synMaster 753DFX 17". Asyikk..

06 Juni 2004

Win XP SP 2

WinXP service Pack 2

Hari ini saya menyempatkan diri menginstall winXP servicePack 2 v2096 / RC1 (release Candidate 1) alias masih beta version.

Pertama coba, instalasi gagal. "not enoungh free Space" katanya. Ternyata winXP SP2 ini membutuhkan setidaknya 850MB Freespace + 325MB untuk uninstall files, jadi kebutuhan totalnya sekitar 1,2GB. wakss...

Kebetulan saya orang yang "pelit" untuk membagi partisi untuk system (drive C). dulu saya cuma memberi 2GB untuk win98/winMe. Karena winXP membutuhkan hampir 2Gb untuk "windowsnya" saja (padahal sudah disable system restore dan hapus folder dllcache), saya memberi 4GB untuk partisi winXp saya. Saat ini tersisa 1,3 GB di partisi C dan ternyata tidak cukup untuk SP2.

Oke, saya pindahkan folder $Uninstallfiles ke partisi lain (tidak bisa pilih "not archive uninstall files", lagi pula kalaupun bisa, pilihan itu cukup mengerikan since ini adalah versi beta). Instalasi cukup lancar, namun setelah klik "finish" terdapat puluhan error message bertuliskan "IE Error". Saya tidak begitu mengerti, restart saja komputer. kini freespace di drive C tinggal 480MB.

Setelah restart komputer tetap berprilaku normal.

05 Juni 2004

Fenomena Orbs

Buat anda yang punya kamera digital dan suka foto-foto, mungkin anda pernah menemukan, dari beberapa foto yang dihasilkan ada diantaranya mengandung lingkaran (gelembung) berwarna putih kecil. Kadang-kadang ada banyak, bahkan kadang-kadang juga begitu mencolok.

Gelembung putih tersebut disebut dengan orbs. Istilah orbs pertama kali saya dengar dari diskusi dalam milis Beta-Ufo. Setelah cari-cari lewat google ketemu juga arti istilah orbs:

Orb - An orb is a sphere like object, usually in a transparent state. Each orb is believed to represent a single living soul of a deceased person. The common color they appear is a soft transparent white. However they have been photographed in several colors, such as blue, red, yellow, etc. Orbs are generally captured on photos only. However, there does seem to be a connection to ghost lights and orbs. This would mean that the ghost lights are that of orbs being seen with the laked eye.

sumber: http://hometown.aol.com/xzerria/Definitions.html

Apa yang menarik? Dari diskusi di milis tersebut, saya teringat kalau ada beberapa foto yang saya miliki mengandung orbs (atau boleh di bilang "mirip orbs"). Tadinya saya pikir lingkaran putih itu muncul karena lensa yang kotor atau sebab lain. Cukup masuk akal memang, saya tidak pernah berpikir kalau gelembung-gelembung tersebut adalah penjelmaan arwah atau makhluk halus.

Namun fenomena orbs sendiri cukup kontroversial. sebagian orang menyangkal kalau kamera mereka-lah yang bermasalah. Argumen lensa yang kotor mereka tolak karena kemunculan orbs selalu acak, bukan di koordinat yang sama (selain itu mereka juga memastikan kalau mereka selalu menjaga kebersihan lensa kamera mereka) Foto orbs juga ternyata sering muncul pada tempat-tempat tertentu saja. Di sisi lain, sebagian orang mengemukakan fakta bahwa sebagian besar foto orbs hanya terjadi kalau foto diambil dengan menggunakan lampu blitz, dan

(unfortunatelly), orbs hanya sering muncul pada kamera beresolusi rendah.

kalau anda cari2 di google, anda bisa menemukan foto-foto orbs lain yang cukup menakjubkan, bahkan ada foto orbs yang kalau di zoom akan terlihat bayangan wajah seseorang (hii...)

Seorang peneliti orbs mengatakan, yahh... diantara foto-foto orbs ada yang memang cuma gangguan (noise) dari sistem lensa di kamera, tapi banyak juga foto orbs yang benar-benar "ghostly phenomena".

Seorang teman memberikan komentar tentang foto orbs yang saya miliki. komentarnya kurang lebih "Gelembung putih kecil muncul bukan karena lensa yang kotor, bukan juga karena ada arwah gentayangan. itu disebabkan teknik yang salah. Kalau memotret tidak memperhitungkan pencahayaan sekitar, buka-an dan kecepatan diafragma, akan muncul gelembung seperti itu."

Entahlah.. mungkin kata-kata rekan saya ini ada benarnya. kayaknya foto orbs yang saya miliki memang bukan foto orbs yang sesungguhnya. btw, anda sendiri gimana? Mau coba memotret "Orbs" betulan??

References:
http://www.millersparanormalresearch.com/Pages/Orb_Controversy.htm
http://www.psychicinvestigators.net/html/body_spirit_orbs.html
http://www.ghostweb.com/orb_theory.html