03 Agustus 2006

Sensitifnya Arah Kiblat

kiblat
Menarik membaca artikel republika yang berjudul Sensitifnya Arah Kiblat. Artikel tersebut menceritakan persoalan arah kiblat yang terukur melalui kompas yang ternyata berbeda-beda antara mesjid satu dengan lainnya, setidaknya ada tiga pilihan, 9, 8.5 atau 7.5. Mungkin kebanyakan mesjid yang didirikan di indonesia mengukur arah kiblat berdasarkan arah yang ditunjukkan kompas. Saya sendiri boleh dibilang tidak pernah menggunakan kompas untuk menentukan arah kiblat, jadi tidak paham maksud dari angka-angka diatas.

Mengutip dari artikel tersebut:
Jamaah ini seorang insinyur, yang setahun ini relatif setia shalat di masjid. Tetapi kemudian ia menemukan satu peta dunia dengan judul US/UK World Magnetic Chart -Rpoch 2000 Declination- Main Field (D). Di situ digambarkan bahwa Indonesia berada pada garis O, dan kalau ditarik garis lurus ke barat, maka menurut penghitungan ini arah kiblat masjid yang sekarang ini menuju ke Tanzania atau Zanzibar di Afrika Timur. Dia dan putera-puteranya pun memilih shalat di rumah.

Mungkin yang dimaksud peta yang ini. Memang sebagian besar wilayah indonesia masuk zona deklinasi "0", namun perlu diketahui bahwa peta tersebut adalah peta global. Tergantung sifat batuan di suatu wilayah, ada kalanya suatu wilayah mempunyai medan magnet yang kuat namun arahnya tidak sama dengan arah medan magnet bumi secara global. Hal ini menyebabkan banyak wilayah belum tentu deklinasinya sama dengan peta global diatas. Dibutuhkan peta lokal untuk menentukan deklinasi wilayah tertentu dan saya belum menemukan untuk wilayah Jakarta. Sebagai contoh bandingkan peta magnet wilayah amerika ini dengan global map diatas. Sangat berbeda bukan? Saya pernah mengukur arah utara dengan kompas (di Jakarta) dan saya pastikan ada selisih yahg cukup signifikan antara utara yang ditunjukkan kompas (magnetic north) dengan "Utara Benar" (true north).

Masalah kedua adalah kata "kalau ditarik garis lurus ke barat", bagaimana menarik garis ini? Jika anda menarik garis lurus dari Jakarta ke Mekkah diatas Peta, arah yang anda dapat bukanlah arah yang sesungguhnya! Mengapa? karena bumi bulat, sementara peta adalah proyeksi Bumi dalam dua dimensi. Dengan demikian akan ada distorsi jika anda menarik garis lurus di atas peta kemudian diproyeksikan di bola bumi. Garis yang demikian ini disebut dengan rhumb line atau loxodrom. Jika anda naik pesawat dari Jakarta mengikuti arah ini, anda tidak akan melewati kota Mekkah, alih-alih malah sampai ke kutub utara. Koq bisa? coba baca-baca artikel wikipedia.

Untuk menghitung sudut bearing (sudut antara arah "utara benar" dengan objek tujuan) harus dilakukan dengan matematika bola. Daripada hitung sendiri (dan belum tentu benar) anda bisa gunakan software ini untuk menghitung bearing kota anda dengan Ka'bah. Sebagai informasi, Ka'bah terletak pada koordinat 39o 49' 34" BT; 21o 25' 21" LU). Rumah saya di daerah Tanjung Priuk berada pada koordinat 106o 53' 12 BT ; 6o 7' 12"LS. Berdasarkan perhitungan dengan software diatas sudut bearing adalah 295,12o (dihitung dari utara berputar searah jarum jam) atau Jika kita menghadap ke barat, geser sebesar 25,12o ke arah utara (true north). Inilah arah kiblat dari Tanjung Priuk Jakarta. Untuk wilayah anda, silahkan hitung sendiri.

Menurut saya cara yang paling mudah menentukan arah kiblat adalah gunakan metode matahari, dan pada saat itu (kalau punya) kalibrasi kompas anda. Atau jika anda bisa mengukur perbedaan antara "utara magnet" dengan "utara benar" seharusnya arah kiblat dengan mudah bisa di tentukan.

Terakhir sebagai penutup, saya ingin mengutip sebuah ayat
"Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui". (Al baqarah: 115).


Jadi yang bener 9, 8.5 atau 7.5? waduh maaf... saya ga punya kompas.

11 komentar:

Muhammad Mufti mengatakan...

Kalau di kapal laut kira-kira gimana ya nentuin arah kiblatnya soalnya ditengah lautan kan kita tak tahu arah sama sekali?

ech mengatakan...

Kalau kita ada dalam perjalanan dan berada diatas kendaraan, ada keringanan dari Rasulullah bahwa kita boleh sholat menghadap arah tujuan kendaraan(walaupun bukan arah kiblat).

However, walaupun berada di tengah laut, matahari, bintang dan bulan harusnya bisa menjadi penunjuk arah (QS. An nahl:16).

lita uditomo mengatakan...

terima kasih banyak atas pencerahannya, mas Ech.

Mungkin sebaiknya kita memang punya pengetahuan cara menentukan arah kiblat yang 'benar', tapi jangan sampai dengan sengaja mencari tahu 'kesalahan' arah kiblat suatu mesjid karena mesjid didirikan pasti dengan perjuangan umatnya...

begitu ya, mas ?

w mengatakan...

hi ech, dulu jaman kita(gue) kuliah ada trigonometri khusus utk berurusan dengan bola, namanya Trigonometri Bola atau Spherical Trigonometri. Nah disini banyak rumus2 khusus yg bisa digunakan utk htung2 arah dari 1 titik ke ttik yg lain pada permukaan bola. Juga bisa diterangkan kenapa kalau kita pake peta 2 dimensi, ters tarik garis bisa salah.
mungkin worthit utk anda tengok trigonometri tsb.

Buat lita n udi, bener, kalau sudah jadi nggak usah di korek2 dan digede2in. tapi nggak ada salahnya kan kalau masyarakat itu dikasih tau bhw mrk kurang tepat dan kenapanya...

lagian, dg pergeseran tektonik yg terjadi, sapa tau 50thn lagi udah bener arahnya.
salam.

Miftah mengatakan...

dapet link dari iseng2 search google nyari arah kiblat.

thanks atas infonya.

kemanapun kita menghadap, yang penting niat kita menghadap kiblat. Allah pasti niat kita :)

abah_ocha@yahoo.com mengatakan...

Ech or siapa aja...please saya butuh info, terserah kamu pake kompas atau ora, kalo pake kompas yang khusus buat nentuin kiblat, Yogya di angka berapa, karena di kampungku juga mulai timbul gejolak tentang kiblat mesjid yang ada skarang, aku punya kompasnya tapi tidak tahu angka Yk.
Thanks,
Rafiq, Gamping, Sleman, DIY.

ech mengatakan...

Mas Rafiq,
Dari artikel saya diatas, kita bisa menentukan arah kiblat secara presisi jika kita mengetahui koordinat lokasi kita dan juga mengetahui arah Utara benar (True North).

Salah satu cara yang paling mudah adalah menunggu saat dimana matahari tegak lurus diatas ka'bah yaitu pada
28 mei pukul 16:18 WIB atau
16 Juli pukul 16:27 WIB

Jika kita menaruh tonggak tegak lurus, maka pada saat itu arah kiblat adalah sama dengan arah yang ditunjukkan bayangan. Silahkan baca artikel dibawah:

http://www.as.itb.ac.id/~ferry/Articles/Kiblat/Kiblat.html

agorsiloku mengatakan...

Saya pernah coba tarik garis dari mesjid Istiqlal ke Kabah mengikuti Oom Gugel Earth.... ternyata arah tarikannya pas betul. Jadi arah kiblatnya betul. Gugel hebat tuh,
Dari situ saya juga percaya, garis dari rumah ke arah Kabah nggak salah (ternyata sebelumnya salah arah sholat kami)

Gats mengatakan...

boleh juga coba via situs ini mas
http://www.qiblalocator.com/

smoga kita gak kleru lagi..

Salam
Gats

NAF'AN AKHUN mengatakan...

salam kenal,
Mohon dikoreksi:
Cara penentuan arah kiblat dengan bantuan Matahari dan Bintang yang bisa digunakan TIAP HARI (Siang dan Malam)di:
nafanakhun.wordpress.com

Genghis Khun
Http://nafanakhun.wordpress.com

Anonim mengatakan...

Tidak semudah itu menentukan arah kiblat, karena bumi ini bukan bulat seperti bola. Oleh karena itu kita mengenal ada proyeksi permukaan bumi. Metoda terbaik adalah menentukan kiblat ketika matahari tepat di atas ka'bah, kita melihat sudut yang dbentuk matahari. Anonymous euy :P