quoting posting mr. Nur agustinus di milis beta-ufo@yahoogroups.com
----
From: Nur Agustinus
Reply-To: beta-ufo@yahoogroups.com
To: beta-ufo@yahoogroups.com
Subject: Re: [betaufo] Buku tentang UFO
Berikut beberapa buku berbahasa indonesia tentang UFO dan misteri sejenisnya
yang menurut saya masih bisa dicari/dibeli di toko buku.
1. Misteri Luar Biasa Aneh di Dunia, penyusun: Amelia Listiani, penerbit:
Karisma, PO Box 238, Batam center 29432. Dalam buku ini ada tentang segitiga
bermuda, bigfoot, crop circle, suku dogon dan astronaut kuno, Atlantis, Loch
Ness dan misteri-misteri lainnya.
2. Jika Anda menyukai buku bernuansa Islam, ada beberapa buku karangan
Muhammad Isa Dawud yang berbicara soal UFO, yaitu: "Dialog dengan Jin
Muslim", "Dajjal akan muncul dari Segitiga Bermuda" dan "Penghuni Bumi
Sebelum Kita". Penerbitnya Pstaka Hidayah, Jl Rereng Adumanis 31, Sukaluyu,
Bandung, Telp (022) 2507582.
3. Selain itu, ada juga pengarang dari Bandung yang juga banyak menulis buku
berisi tentang UFO dengan sudut pandang Islam, yakni Dedy Suardi. Bukunya
masih bisa dicari di penerbitnya langsung (Bandung) dan beberapa toko buku
yang merupakan tempat penerbit mendisplaykan bukunya. Judulnya antara lain:
"Tafakur di Galaksi Luhur", "tatkala Sangkakala Menggelegar niscaya Bumi
Gonjang Ganjing", "Catastrophe terakhir", "Makhluk Berdasi Mencari Tuhan",
"Sang Kreator Agung", dan "Fir'aun Kontemporer". Penerbitnya: Remaja
Rosdakarya (Rosda).
4. Kalau Anda beragama Kristen atau suka buku yang membahas soal UFO tetapi
dari sudut pandang penulis Kristen, ada buku yang berjudul "Mind Games",
karangan Andre Kole & Jerry MacGregor. Terbitan Cipta Olah Pustaka, Bandung,
Telp (022) 4213565. Buku ini membahas tentang film X-Files dan fenomena UFO.
5. Jika Anda suka dengan buku yang ada di nomor pertama di atas, yakni seri
"misteri" dari "The World's Greatest Mystery", ada juga buku yang berjudul
"Misteri Penculikan oleh Alien yang Terhebat di Dunia". Buku ini tebalbta
731 halaman dan harganya nggak sampai 50ribu waktu saya beli. Jika Anda
tertarik tentang data penampakan dan penculikan alien, buku ini memberi
informasi yang lengkap.
6. Ada juga buku misteri lainnya yang diterbitkan oleh Pradnya Paramita,
yaitu "Misteri UFO" dan "Misteri Terbesar di Dunia", keduanya karangan Nigel
Blundell. Buku ini juga menampilkan banyak laporan penampakan dan pembahasan
misteri UFO, monster Loch Ness, Atlantis, dll.
7. Bagi Anda yang skeptis dan nggak percaya misteri, ada buku yang
menjelaskan tentang segitiga bermuda. Judulnya "The Bermuda Triangle Mystery
Solved!" atau telah diterjemahkan dgn judul "Misteri Segitiga Bermuda
Terpecahkan" karangan Larry Kusche diterbitkan oleh Grasinso (kelompok
Gramedia). Jika Anda suka pada misteri bermuda dan mengira bahwa itu
berhubungan dengan UFO, Anda akan kecewa membaca buku ini. Tapi Anda yang
skeptis akan suka buku ini. :-)
8. Jika Anda tertarik soal astronomi dan kosmologi, ada bukunya Carl Sagan
yang telah diterjemahkan ke bhs indonesia, yakni berjudul "Kosmos"
diterbitkan oleh yayasan obor indonesia. Sagan di beberapa halaman buku ini
membahas soal UFO (bisa lihat di indeks yang ada di buku tsb)
9. Elex Media Komputindo juga pernah mengeluarkan buku "Sei Misteri" (buku
tipis dan banyak gambar berwarna), salah satunya berjudul: "Misteri UFO,
Cahaya Misterius di Malam Hari". Buku ini bagus untuk pemula yang suka
melihat gambar-gambar, terutama juga untuk anak-anak. Saya tidak tahu apakah
ini masih ada, sebab sepertinya laris manis. Terbit pertama kali tahun 2001.
Selain tentang UFO ada 3 seri lainnya yaitu tentang monster, hantu dan
misteri supernatural.
10. Lucky Publishers dari Batam dengan alamat po box yang sama dengan
Karisma (l;ihat no 1 di atas), menerbitkan juga buku seri-seri misteri yang
tersembunyi. Salah satunya membahas soal UFO, yakni yang berjudul "Angkasa
yang Resah". Buku ini bisa ditemui di Toko Buku Kharisma, dan juga beberapa
toko buku lainnya. Penulisnya adalah Drs. Alexander Sindoro
11. Anda suka tentang teori konspirasi? Baca buku "Misteri Konspirasi, dari
kasus pembunuhan Kennedy sampai The X Files". Buku ini karangan Peter
Knight, penerbitnya adalah Jendela (Yogyakarta, Jl. Gejayan Gg Buntu II/5A
Yogya, tep 0274-518886). Buku ini ada di Gramedia dan juga ada di toko buku
lainnya.
12. Anda suka yang berbau new age? Ada beberapa buku yang bisa dibaca sebab
kadang isinya berkaitan dengan UFO, misalnya "Perjalanan Menuju Millenium
Baru, Transmisi dari Planet Sirius" karangan Wendy Munro, penerbit Protona
Findo, Jakarta
Kalau buku bahasa Inggris yang bisa ditemui di toko buku saat ini di
Indonesia, khususnya di Jakarta atau kota besar, saya tidak tahu pasti. Anda
bisa cari di toko buku yang menjual buku-buku import, seperti QB.
13. Anda tertarik dengan informasi UFO, bisa Anda baca di majalah INFO-UFO
mulai edisi 1 sampai 13. Sayangnya, untuk sementara majalah ini macet tidak
terbit karena kendala waktu, tenaga dan biaya.
14. Rencana dalam waktu dekat akan diluncurkan buku karangan saya tentang
UFO, mudah-mudahan bisa terbit dalam tahun ini.
Demikian promosi singkatnya... :-)
Salam,
nur agustinus
---- endquote
29 Oktober 2004
12 Oktober 2004
Marhaban yaa Ramadhan
Bulan yang di tunggu-tunggu segera datang....
Marhaban yaa ramadhan.
buat teman-teman dan para pemirsa semua, saya memohon maaf atas segala kesalahan. semoga Alloh membersihkan jiwa dan diri serta menerima semua amal ibadan kita.
However, akhirnya saya terima juga informasi tentang penentuan awal ramadhan dan syawal 1425 hijriah di situs astronomi ITB
Berikut adalah copy paste info tersebut, semoga bermanfaat
---
1. Awal Ramadhan 1425 H
Ijtimak atau konjungsi akhir Sya’ban 1425 H (Bulan dan Matahari pada posisi bujur ekliptika yang sama) akan berlangsung pada hari Kamis, tanggal 14 Oktober 2004 pada jam 09:48 wib.
14 Oktober 2004
Posisi Bulan pada saat Matahari terbenam pada tanggal 14 Oktober 2004 di wilayah Indonesia mempunyai tinggi antara 2 hingga 4 derajat.
Meurauke:
Pada hari Kamis, tanggal 14 Oktober 2004 di Meurauke (lintang f= ?08o 30' atau ?08o.500 dan bujur geografis l= +140o 27' atau 140o.450 Bujur Timur), Matahari terbenam pada jam 15:33 wib dan Bulan terbenam pada jam 15:42 wib. (Senja Astronomi berakhir pada jam 16:46 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 14 Oktober 2004 adalah +2o 13'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 0%.
Sabang:
Pada hari Kamis, tanggal 14 Oktober 2004 di Sabang ( lintang geografis f = +5o 34' atau +5o.900 dan l = bujur geografis 95o 19' (95o.350) Bujur Timur) Matahari terbenam pada jam 18:24 wib dan Bulan terbenam pada jam 18:39 wib. (Senja Astronomi berakhir pada jam 19:37 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 14 Oktober 2004 adalah +3o 36'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 0%.
Pelabuhan Ratu:
Pada tanggal 14 Oktober 2004 di Pelabuhan Ratu ( lintang geografis f = ?7o.12 dan l = bujur geografis 106o.433 ) Matahari terbenam pada jam 17:48 wib dan Bulan terbenam 14 menit kemudian atau terbenam pada jam 18:02 wib. Kedudukan Bulan pada saat Matahari terbenam pada tanggal 14 Oktober 2004 itu adalah +03o 25' (3 derajat 25 menit). Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 0%.
Ukuran sabit Bulan tersebut merupakan sabit Bulan yang belum dapat dikenali oleh mata bugil manusia sebagai hilal. Namun menurut tradisi Hisab-Rukyat di Indonesia beberapa tahun terakhir, menunjukkan “kesepakatan” bahwa ketinggian Bulan pada saat Matahari terbenam di atas 2 derajat telah bisa dipergunakan menetapkan awal Ramadhan, Syawal atau Dzulhijjah. Pada tanggal 14 Oktober 2004 tinggi Bulan saat Matahari terbenam mencapai +03o 25' (di seluruh wilayah Indonesia tinggi Bulan saat Matahari terbenam mencapai 2 hingga 4 derajat). Oleh karenanya shaum 1 Ramadhan 1425 H dimulai pada hari Jum’at tanggal 15 Oktober 2004, tarawih dimulai pada tanggal 14 Oktober 2004.
Mekah:
Pada hari Kamis, tanggal 14 Oktober 2004 di Mekah (lintang f= +21o 25' atau +21o.417 dan bujur geografis l= +39o 50' atau 39o.833 Bujur Timur), Matahari terbenam pada jam 21:57 wib atau 17:57 waktu local dan Bulan terbenam pada jam 22:15 wib atau jam 18:15 waktu lokal. (Senja Astronomi berakhir pada jam 19:14 waktu lokal atau 23:14 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 14 Oktober 2004 adalah +4o 07'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 0%.
15 Oktober 2004
Meurauke:
Pada hari Jum’at, tanggal 15 Oktober 2004 di Meurauke (lintang f= ?08o 30' atau ?08o.500 dan bujur geografis l= +140o 27' atau 140o.450 Bujur Timur), Matahari terbenam pada jam 15:33 wib dan Bulan terbenam pada jam 16:35 wib. (Senja Astronomi berakhir pada jam 16:46 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 15 Oktober 2004 adalah +14o 35'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 2%.
Pada hari Jum’at, tanggal 15 Oktober 2004 di Sabang ( lintang geografis f = +5o 34' atau +5o.900 dan l = bujur geografis 95o 19' (95o.350) Bujur Timur) Matahari terbenam pada jam 17:48 wib dan Bulan terbenam pada jam 18:55 wib. (Senja Astronomi berakhir pada jam 19:00 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 15 Oktober 2004 adalah +15o 40'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 2%.
Pada hari Jum’at, tanggal 15 Oktober 2004 di Pelabuhan Ratu ( lintang geografis f = ?7o.12 dan l = bujur geografis 106o.433 Bujur Timur) Matahari terbenam pada jam 17:48 wib dan Bulan terbenam pada jam 18:55 wib. (Senja Astronomi berakhir pada jam 19:00 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 15 Oktober 2004 adalah +15o 40'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 2%.
Ukuran sabit Bulan tersebut merupakan sabit Bulan yang dapat dikenali oleh mata bugil manusia sebagai hilal. Sebagian masyarakat muslim ada yang memulai awal shaum Ramadhan 1425 H atas dasar kriteria visibilitas hilal tersebut di atas, misalnya Brunei Darussalam, awal shaum Ramadhan 1425 H lebih cenderung memilih hari Sabtu tanggal 16 Oktober 2004.
Mekah:
Pada hari Jum’at, tanggal 15 Oktober 2004 di Mekah (lintang f= +21o 25' atau +21o.417 dan bujur geografis l= +39o 50' atau 39o.833 Bujur Timur), Matahari terbenam pada jam 21:56 wib atau 17:56 waktu local dan Bulan terbenam pada jam 22:55 wib atau jam 18:55 waktu lokal. (Senja Astronomi berakhir pada jam 23:14 wib atau jam 19:14 waktu lokal). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 15 Oktober 2004 adalah +12o 29'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 3%.
2. Awal Syawal 1425 H
Ijtimak atau konjungsi akhir Ramadhan 1425 H (Bulan dan Matahari pada posisi bujur ekliptika yang sama) akan berlangsung pada hari Jum’at, tanggal 12 November 2004 pada jam 21:27 wib.
12 November 2004
Posisi Bulan pada saat Matahari terbenam pada tanggal 12 November 2004 di wilayah Indonesia masih berada sekitar 3 sampai 4 derajat di bawah ufuk/horizon.
Meurauke:
Pada hari Jum’at, tanggal 12 November 2004 di Meurauke (lintang f= ?08o 30' atau ?08o.500 dan bujur geografis l= +140o 27' atau 140o.450 Bujur Timur), Matahari terbenam pada jam 15:37 wib dan Bulan terbenam pada jam 15:17 wib. (Senja Astronomi berakhir pada jam 16:53 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 12 November 2004 adalah ?4o 16'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 0%.
Sabang:
Pada hari Jum’at, tanggal 12 November 2004 di Sabang ( lintang geografis f = +5o 34' atau +5o.900 dan l = bujur geografis 95o 19' (95o.350) Bujur Timur) Matahari terbenam pada jam 18:19 wib dan Bulan terbenam pada jam 18:05 wib. (Senja Astronomi berakhir pada jam 19:00 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 12 November 2004 adalah ?3o 06'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 0%.
Pelabuhan Ratu:
Pada tanggal 12 November 2004 di Pelabuhan Ratu ( lintang geografis lintang f= ?7o 07' atau f = ?7o.12 dan l = bujur geografis 106o 26' atau 106o.433 bujur timur) Matahari terbenam pada jam 17:51 wib dan Bulan terbenam pada jam 17:37 wib. Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 12 November 2004 adalah ?3o 00'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 0%.
Bagi yang memulai shaum Ramadhan 1425 H pada tanggal 15 Oktober 2004 pada tanggal 12 November 2004 merupakan hari ke 29 pada bulan Ramadhan 1425 H. Tradisi Rukyat (mengamati Hilal) dilakukan pada tanggal 29 Ramadhan untuk memastikan apakah Ramadhan cukup 29 hari atau digenapkan 30 hari. Karena pada tanggal 12 November 2004 pada saat Matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia belum berlangsung fenomena ijtimak (baru berlangsung pada malam hari jam 21:27 wib) dan Bulan terbenam 14 menit lebih dulu sebelum Matahari terbenam, maka secara astronomi mustahil untuk mendapatkan Hilal pada tanggal 12 November 2004, oleh karena itu tanggal 13 November 2004 masih bagian dari bulan Ramadhan 1425 H dan satu Syawal 1425 H akan bertepatan dengan hari Ahad, tanggal 14 November 2004. Shalat Ied 1425 H akan berlangsung pada hari Ahad, tanggal 14 November 2004.
Mekah
Pada hari Jum’at tanggal 12 November 2004 di Mekah (lintang f= +21o 25' atau +21o.417 dan bujur geografis l= +39o 50' atau 39o.833 Bujur Timur), Matahari terbenam pada jam 21:39 wib atau 17:39 waktu local dan Bulan terbenam pada jam 21:30 wib atau jam 17:30 waktu lokal. (Senja Astronomi berakhir pada jam 22:59 wib atau jam 18:59 waktu lokal). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal tanggal 12 November 2004 adalah ?1o 39'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 0%.
13 November 2004
Meurauke:
Pada hari Sabtu, tanggal 13 November 2004 di Meurauke (lintang f= ?08o 30' atau ?08o.500 dan bujur geografis l= +140o 27' atau 140o.450 Bujur Timur), Matahari terbenam pada jam 15:37 wib dan Bulan terbenam pada jam 16:18 wib. (Senja Astronomi berakhir pada jam 16:54 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 13 November 2004 adalah +9o 13'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 1%.
Sabang:
Pada hari Sabtu, tanggal 13 November 2004, di Sabang Matahari terbenam pada jam 18:19 wib dan Bulan terbenam pada jam 19:00 wib atau 41 menit setelah Matahari terbenam. Tinggi Bulan pada saat Matahari terbenam adalah +09o 10', sabit Bulan mencapai 1%, sabit Bulan tersebut telah mencapai ukuran sabit Bulan yang dapat dilihat oleh mata bugil (di kawasan ekuator) sebagai hilal.
Pelabuhan Ratu:
Pada hari Sabtu, tanggal 13 November 2004, di Pelabuhan Ratu matahari terbenam pada jam 17:51 wib dan Bulan terbenam pada jam 18:38 wib atau 47 menit setelah Matahari terbenam. Tinggi Bulan pada saat Matahari terbenam adalah +10o 26', sabit Bulan mencapai 1%, sabit Bulan tersebut telah mencapai ukuran sabit Bulan yang dapat dilihat oleh mata bugil (di kawasan ekuator) sebagai hilal.
Bagi yang memulai shaum Ramadhan 1425 H pada tanggal 16 Oktober 2004 pada tanggal 13 November 2004 merupakan hari ke 29 pada bulan Ramadhan 1425 H. Tradisi Rukyat (mengamati Hilal) dilakukan pada tanggal 29 Ramadhan untuk memastikan apakah Ramadhan cukup 29 hari atau digenapkan 30 hari. Pada tanggal 12 November 2004 pada saat Matahari terbenam di seluruh dunia akan dengan mudah dapat menyaksikan hilal, karena luas sabit bulan telah mencapai 1% . Di wilayah Indonesia saat Matahari terbenam dan Bulan terbenam 14 menit lebih dulu sebelum Matahari terbenam, maka secara astronomi mustahil untuk mendapatkan Hilal pada tanggal 12 November 2004, oleh karena itu tanggal 13 November 2004 masih bagian dari bulan Ramadhan 1425 H dan satu Syawal 1425 H akan bertepatan dengan hari Ahad, tanggal 14 November 2004. Shalat Ied 1425 H akan berlangsung pada hari Ahad, tanggal 14 November 2004.
Jadi diharapkan shalat Ied 1425, satu Syawal 1425 H akan diselenggarakan secara serempak oleh umat Islam Indonesia pada hari Ahad 14 November 2004. Shalat tarawih berakhir pada hari Sabtu tanggal 13 November 2004.
Mekah:
Pada hari Sabtu tanggal 13 November 2004 di Mekah (lintang f= +21o 25' atau +21o.417 dan bujur geografis l= +39o 50' atau 39o.833 Bujur Timur), Matahari terbenam pada jam 21:39 wib atau 17:39 waktu local dan Bulan terbenam pada jam 21:30 wib atau jam 17:30 waktu lokal. (Senja Astronomi berakhir pada jam 22:59 wib atau jam 18:59 waktu lokal). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal tanggal 13 November 2004 adalah +8o 21'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 2%.
Lembang, 12 Oktober 2004
Dr Moedji Raharto
Staf Akademik Observatorium Bosscha- Departemen Astronomi FMIPA ITB
(Anggota BHR Jabar dan BHR Nasional)
Tlp 022 2787635
Marhaban yaa ramadhan.
buat teman-teman dan para pemirsa semua, saya memohon maaf atas segala kesalahan. semoga Alloh membersihkan jiwa dan diri serta menerima semua amal ibadan kita.
However, akhirnya saya terima juga informasi tentang penentuan awal ramadhan dan syawal 1425 hijriah di situs astronomi ITB
Berikut adalah copy paste info tersebut, semoga bermanfaat
---
1. Awal Ramadhan 1425 H
Ijtimak atau konjungsi akhir Sya’ban 1425 H (Bulan dan Matahari pada posisi bujur ekliptika yang sama) akan berlangsung pada hari Kamis, tanggal 14 Oktober 2004 pada jam 09:48 wib.
14 Oktober 2004
Posisi Bulan pada saat Matahari terbenam pada tanggal 14 Oktober 2004 di wilayah Indonesia mempunyai tinggi antara 2 hingga 4 derajat.
Meurauke:
Pada hari Kamis, tanggal 14 Oktober 2004 di Meurauke (lintang f= ?08o 30' atau ?08o.500 dan bujur geografis l= +140o 27' atau 140o.450 Bujur Timur), Matahari terbenam pada jam 15:33 wib dan Bulan terbenam pada jam 15:42 wib. (Senja Astronomi berakhir pada jam 16:46 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 14 Oktober 2004 adalah +2o 13'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 0%.
Sabang:
Pada hari Kamis, tanggal 14 Oktober 2004 di Sabang ( lintang geografis f = +5o 34' atau +5o.900 dan l = bujur geografis 95o 19' (95o.350) Bujur Timur) Matahari terbenam pada jam 18:24 wib dan Bulan terbenam pada jam 18:39 wib. (Senja Astronomi berakhir pada jam 19:37 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 14 Oktober 2004 adalah +3o 36'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 0%.
Pelabuhan Ratu:
Pada tanggal 14 Oktober 2004 di Pelabuhan Ratu ( lintang geografis f = ?7o.12 dan l = bujur geografis 106o.433 ) Matahari terbenam pada jam 17:48 wib dan Bulan terbenam 14 menit kemudian atau terbenam pada jam 18:02 wib. Kedudukan Bulan pada saat Matahari terbenam pada tanggal 14 Oktober 2004 itu adalah +03o 25' (3 derajat 25 menit). Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 0%.
Ukuran sabit Bulan tersebut merupakan sabit Bulan yang belum dapat dikenali oleh mata bugil manusia sebagai hilal. Namun menurut tradisi Hisab-Rukyat di Indonesia beberapa tahun terakhir, menunjukkan “kesepakatan” bahwa ketinggian Bulan pada saat Matahari terbenam di atas 2 derajat telah bisa dipergunakan menetapkan awal Ramadhan, Syawal atau Dzulhijjah. Pada tanggal 14 Oktober 2004 tinggi Bulan saat Matahari terbenam mencapai +03o 25' (di seluruh wilayah Indonesia tinggi Bulan saat Matahari terbenam mencapai 2 hingga 4 derajat). Oleh karenanya shaum 1 Ramadhan 1425 H dimulai pada hari Jum’at tanggal 15 Oktober 2004, tarawih dimulai pada tanggal 14 Oktober 2004.
Mekah:
Pada hari Kamis, tanggal 14 Oktober 2004 di Mekah (lintang f= +21o 25' atau +21o.417 dan bujur geografis l= +39o 50' atau 39o.833 Bujur Timur), Matahari terbenam pada jam 21:57 wib atau 17:57 waktu local dan Bulan terbenam pada jam 22:15 wib atau jam 18:15 waktu lokal. (Senja Astronomi berakhir pada jam 19:14 waktu lokal atau 23:14 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 14 Oktober 2004 adalah +4o 07'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 0%.
15 Oktober 2004
Meurauke:
Pada hari Jum’at, tanggal 15 Oktober 2004 di Meurauke (lintang f= ?08o 30' atau ?08o.500 dan bujur geografis l= +140o 27' atau 140o.450 Bujur Timur), Matahari terbenam pada jam 15:33 wib dan Bulan terbenam pada jam 16:35 wib. (Senja Astronomi berakhir pada jam 16:46 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 15 Oktober 2004 adalah +14o 35'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 2%.
Pada hari Jum’at, tanggal 15 Oktober 2004 di Sabang ( lintang geografis f = +5o 34' atau +5o.900 dan l = bujur geografis 95o 19' (95o.350) Bujur Timur) Matahari terbenam pada jam 17:48 wib dan Bulan terbenam pada jam 18:55 wib. (Senja Astronomi berakhir pada jam 19:00 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 15 Oktober 2004 adalah +15o 40'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 2%.
Pada hari Jum’at, tanggal 15 Oktober 2004 di Pelabuhan Ratu ( lintang geografis f = ?7o.12 dan l = bujur geografis 106o.433 Bujur Timur) Matahari terbenam pada jam 17:48 wib dan Bulan terbenam pada jam 18:55 wib. (Senja Astronomi berakhir pada jam 19:00 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 15 Oktober 2004 adalah +15o 40'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 2%.
Ukuran sabit Bulan tersebut merupakan sabit Bulan yang dapat dikenali oleh mata bugil manusia sebagai hilal. Sebagian masyarakat muslim ada yang memulai awal shaum Ramadhan 1425 H atas dasar kriteria visibilitas hilal tersebut di atas, misalnya Brunei Darussalam, awal shaum Ramadhan 1425 H lebih cenderung memilih hari Sabtu tanggal 16 Oktober 2004.
Mekah:
Pada hari Jum’at, tanggal 15 Oktober 2004 di Mekah (lintang f= +21o 25' atau +21o.417 dan bujur geografis l= +39o 50' atau 39o.833 Bujur Timur), Matahari terbenam pada jam 21:56 wib atau 17:56 waktu local dan Bulan terbenam pada jam 22:55 wib atau jam 18:55 waktu lokal. (Senja Astronomi berakhir pada jam 23:14 wib atau jam 19:14 waktu lokal). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 15 Oktober 2004 adalah +12o 29'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 3%.
2. Awal Syawal 1425 H
Ijtimak atau konjungsi akhir Ramadhan 1425 H (Bulan dan Matahari pada posisi bujur ekliptika yang sama) akan berlangsung pada hari Jum’at, tanggal 12 November 2004 pada jam 21:27 wib.
12 November 2004
Posisi Bulan pada saat Matahari terbenam pada tanggal 12 November 2004 di wilayah Indonesia masih berada sekitar 3 sampai 4 derajat di bawah ufuk/horizon.
Meurauke:
Pada hari Jum’at, tanggal 12 November 2004 di Meurauke (lintang f= ?08o 30' atau ?08o.500 dan bujur geografis l= +140o 27' atau 140o.450 Bujur Timur), Matahari terbenam pada jam 15:37 wib dan Bulan terbenam pada jam 15:17 wib. (Senja Astronomi berakhir pada jam 16:53 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 12 November 2004 adalah ?4o 16'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 0%.
Sabang:
Pada hari Jum’at, tanggal 12 November 2004 di Sabang ( lintang geografis f = +5o 34' atau +5o.900 dan l = bujur geografis 95o 19' (95o.350) Bujur Timur) Matahari terbenam pada jam 18:19 wib dan Bulan terbenam pada jam 18:05 wib. (Senja Astronomi berakhir pada jam 19:00 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 12 November 2004 adalah ?3o 06'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 0%.
Pelabuhan Ratu:
Pada tanggal 12 November 2004 di Pelabuhan Ratu ( lintang geografis lintang f= ?7o 07' atau f = ?7o.12 dan l = bujur geografis 106o 26' atau 106o.433 bujur timur) Matahari terbenam pada jam 17:51 wib dan Bulan terbenam pada jam 17:37 wib. Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 12 November 2004 adalah ?3o 00'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 0%.
Bagi yang memulai shaum Ramadhan 1425 H pada tanggal 15 Oktober 2004 pada tanggal 12 November 2004 merupakan hari ke 29 pada bulan Ramadhan 1425 H. Tradisi Rukyat (mengamati Hilal) dilakukan pada tanggal 29 Ramadhan untuk memastikan apakah Ramadhan cukup 29 hari atau digenapkan 30 hari. Karena pada tanggal 12 November 2004 pada saat Matahari terbenam di seluruh wilayah Indonesia belum berlangsung fenomena ijtimak (baru berlangsung pada malam hari jam 21:27 wib) dan Bulan terbenam 14 menit lebih dulu sebelum Matahari terbenam, maka secara astronomi mustahil untuk mendapatkan Hilal pada tanggal 12 November 2004, oleh karena itu tanggal 13 November 2004 masih bagian dari bulan Ramadhan 1425 H dan satu Syawal 1425 H akan bertepatan dengan hari Ahad, tanggal 14 November 2004. Shalat Ied 1425 H akan berlangsung pada hari Ahad, tanggal 14 November 2004.
Mekah
Pada hari Jum’at tanggal 12 November 2004 di Mekah (lintang f= +21o 25' atau +21o.417 dan bujur geografis l= +39o 50' atau 39o.833 Bujur Timur), Matahari terbenam pada jam 21:39 wib atau 17:39 waktu local dan Bulan terbenam pada jam 21:30 wib atau jam 17:30 waktu lokal. (Senja Astronomi berakhir pada jam 22:59 wib atau jam 18:59 waktu lokal). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal tanggal 12 November 2004 adalah ?1o 39'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 0%.
13 November 2004
Meurauke:
Pada hari Sabtu, tanggal 13 November 2004 di Meurauke (lintang f= ?08o 30' atau ?08o.500 dan bujur geografis l= +140o 27' atau 140o.450 Bujur Timur), Matahari terbenam pada jam 15:37 wib dan Bulan terbenam pada jam 16:18 wib. (Senja Astronomi berakhir pada jam 16:54 wib). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal 13 November 2004 adalah +9o 13'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 1%.
Sabang:
Pada hari Sabtu, tanggal 13 November 2004, di Sabang Matahari terbenam pada jam 18:19 wib dan Bulan terbenam pada jam 19:00 wib atau 41 menit setelah Matahari terbenam. Tinggi Bulan pada saat Matahari terbenam adalah +09o 10', sabit Bulan mencapai 1%, sabit Bulan tersebut telah mencapai ukuran sabit Bulan yang dapat dilihat oleh mata bugil (di kawasan ekuator) sebagai hilal.
Pelabuhan Ratu:
Pada hari Sabtu, tanggal 13 November 2004, di Pelabuhan Ratu matahari terbenam pada jam 17:51 wib dan Bulan terbenam pada jam 18:38 wib atau 47 menit setelah Matahari terbenam. Tinggi Bulan pada saat Matahari terbenam adalah +10o 26', sabit Bulan mencapai 1%, sabit Bulan tersebut telah mencapai ukuran sabit Bulan yang dapat dilihat oleh mata bugil (di kawasan ekuator) sebagai hilal.
Bagi yang memulai shaum Ramadhan 1425 H pada tanggal 16 Oktober 2004 pada tanggal 13 November 2004 merupakan hari ke 29 pada bulan Ramadhan 1425 H. Tradisi Rukyat (mengamati Hilal) dilakukan pada tanggal 29 Ramadhan untuk memastikan apakah Ramadhan cukup 29 hari atau digenapkan 30 hari. Pada tanggal 12 November 2004 pada saat Matahari terbenam di seluruh dunia akan dengan mudah dapat menyaksikan hilal, karena luas sabit bulan telah mencapai 1% . Di wilayah Indonesia saat Matahari terbenam dan Bulan terbenam 14 menit lebih dulu sebelum Matahari terbenam, maka secara astronomi mustahil untuk mendapatkan Hilal pada tanggal 12 November 2004, oleh karena itu tanggal 13 November 2004 masih bagian dari bulan Ramadhan 1425 H dan satu Syawal 1425 H akan bertepatan dengan hari Ahad, tanggal 14 November 2004. Shalat Ied 1425 H akan berlangsung pada hari Ahad, tanggal 14 November 2004.
Jadi diharapkan shalat Ied 1425, satu Syawal 1425 H akan diselenggarakan secara serempak oleh umat Islam Indonesia pada hari Ahad 14 November 2004. Shalat tarawih berakhir pada hari Sabtu tanggal 13 November 2004.
Mekah:
Pada hari Sabtu tanggal 13 November 2004 di Mekah (lintang f= +21o 25' atau +21o.417 dan bujur geografis l= +39o 50' atau 39o.833 Bujur Timur), Matahari terbenam pada jam 21:39 wib atau 17:39 waktu local dan Bulan terbenam pada jam 21:30 wib atau jam 17:30 waktu lokal. (Senja Astronomi berakhir pada jam 22:59 wib atau jam 18:59 waktu lokal). Tinggi Bulan saat Matahari terbenam pada tanggal tanggal 13 November 2004 adalah +8o 21'. Fraksi Luas sabit Bulan (terhadap bundaran Bulan) pada ketinggian tersebut adalah 2%.
Lembang, 12 Oktober 2004
Dr Moedji Raharto
Staf Akademik Observatorium Bosscha- Departemen Astronomi FMIPA ITB
(Anggota BHR Jabar dan BHR Nasional)
Tlp 022 2787635
10 September 2004
Gmail Invitation

Note untuk user @yahoo.com:
Kalau bisa, jangan berikan alamat email @yahoo.com karena (pengalaman saya) email invitation dari gmail otomatis langsung masuk folder bulk. kalau memang anda cuma punya satu-satunya email @yahoo.com, mau gimana lagi... Tambahkan kata kata berikut pada email anda "saya akan cari invitation gmail ini di folder bulk saya" sebagai tanda bahwa anda paham bahwa di @yahoo.com, invitation gmail harus di cari di folder bulk, bukan di inbox.
08 September 2004
HP Nokia 6610

However, sebenarnya sebelumnya agak bingung dengan model-model kamera yang ada. Yang saya butuhkan sebenarnya adalah HP yang murah, ringan, batre tahan lama, dan selalu dapat sinyal kuat. transfer data cukup dengan irDA. Dan saya tidak butuh dan kurang tertarik dengan fitur-fitur pemanis seperti kamera (kamera HP sekarang masih "nanggung"), polyphonic ringtone, dan MMS. Saya agak heran dengan orang yang beli HP mahal-mahal tapi belum tentu fitur-fitur yang ada di HP mahal tersebut belum tentu mereka gunakan. Saya pribadi tidak mau membayar lebih mahal untuk fitur-fitur yang tidak saya butuhkan. Oh, Mungkin suatu saat butuh tapi pada saat itu saya akan membeli, bukan sekarang.
Kenapa beli Nokia 6610? sebelumnya saya udah berencana membeli T610, tapi berhubung saat itu harganya masih mahal (sekitar rp. 2juta) , ternyata malah saya ditawari barang yang lebih murah. Nokia 6610 second saya beli dengan harga Rp. 1,1 juta.
Jadi bagi saya masalah utama adalah harga karena fitur-fitur yang saya manfaatkan masih standar. maka yang saya maksud adalah dengan budget sekitar satu juta, HP apa yang layak dimiliki? Kalau beli 8210 lagi harganya memang murah, tapi teknologi-nya udah ketinggalan. Paling enggak, saya punya HP murah dengan Teknologi yang baru.
6610 ini fiturnya apa yaa? IrDA (yang ini emang butuh), polyphonic ringtone, MMS, layar warna, games dan aplikasi (fitur standar HP masa kini), Radio (cool, saya senang mendengarkan radio, tapi saya tidak nyaman dengan handsfree), Modem GPRS. Yang terakhir ini memang saya incar, siapa tahu ada internet gratis via GPRS.
Kartu matrix (saya pakai Matrix) memberlakukan tarif GPRS flat sebesar Rp. 25 ribu perbulan, namun sayang hanya sampai dengan bulan oktober depan.
Ngomong2, ini adalah HP saya ke-4.
sejarahnya.....
Nokia 6110 : Hilang di copet di Bis
Nokia 3210 : Hilang di copet di Bis (juga)
Nokia 8210 : Saya berikan ke istri saya untuk di pakai
Nokia 6610 : dipakai sampai sekarang
----8< catatan nokia 8210 (10.03.2003) ----
Saya baru beli handphone, dan ini adalah yang ketiga kalinya saya punya handphone.
HP pertama adalah hadiah ulang tahun dari seseorang, nokia 6110 sekitar desember 2001, tapi hilang di copet di bis 31 april 2002. Kejadiannya di bis patas P6 waktu berangkat ke kantor, naiknya dari depak Komdak, semanggi. waktu itu bis penuh sekali and HP tsb saya kantongin di saku kanan celana. Sadar kecopetan justru setelah turun dari bis.
waktu hilang dicopet itu sebenernya HP tersebut udah agak rusak, tampilan displaynya tidak bisa dipakai buat baca sms karena beberapa hari sebelumnya kehujanan waktu saya bawa naik motor. Selain itu juga pulsanya udah habis, tapi lumayan nomernya nomer cantik: 0818648720.
Beberapa bulan tidak punya HP saya merasa biasa-biasa aja. kadang merasa butuh juga, tapi komplain justru dateng dari para kolega terutama bos ^_^. Kalo mereka butuh, kenapa ga beliin, heheh... tapi akhirnya saya dapet tawaran bagus, HP nokia 3210. sekitar bulan November 2002 saya punya HP lagi, tapi ini justru ga berumur lama. perasaan, baru sekali beli pulsa isi ulang, udah ilang lagi sekitar awal februari. Kejadiannya waktu saya naek Kopaja 86 kearah Kota dan HP-nya saya taruh di dalam tas. waktu itu saya mau pergi ke glodok & mangga dua. Nomor HP yang ilang tsb 08128704776.
Sekarang saya beli HP Nokia 8210 dengan nomer 08179958922, beli bekas dari kakak ipar saya yang juga bisnis jual/beli handphone. Saya berdoa semoga ga ilang lagi.
03 September 2004
Ganti nomor HP
Sudah setahun ini saya menggunakan nomor Matrix 08151813625. di banding dengan sebelumnya (saya pernah menggunakan Simpati dan ProXL), nomor matrix ini lebih murah karena harga pulsa dihitung per 6-detik, Rp.50 untuk ke PSTN dan Rp. 75 ke No HP lain. Kebetulan saya tidak terlalu sering menggunakan HP (dan lebih sering menghindari menelpon dari HP) sehingga pemakaian pulsa saya relatif sedikit. jika sebelumnya saya harus membeli pulsa Rp. 100.ribu setiap 2 Bulan, sejak menggunakan Matrix, rata-rata tagihan setiap bulan sekitar Rp. 30 ribu.
Beberapa bulan terakhir bahkan saya menggunakan HP saya lebih intensif dan lebih banyak menelpon dibanding SMS (rata-rata sehari 3-4 kali menelpon walau tidak lama-lama) tetap saja tagihan saya berkisar antara 40 ribu - 60 ribu. Ini sangat menguntungkan, karena saya sering butuh menelpon hanya sebentar. dengan satuan pulsa per 6 detik, lebih murah menelpon di banding dengan SMS.
Namun sayang seribu kali sayang, bulan kemarin tagihan saya tiba-tiba membengkak (Rp 120 ribu) yang ternyata setengahnya adalah biaya abodemen. nomor Matrix yang saya gunakan ini memang free abodemen selama setahun, dan sepanjang yang saya tahu, abodemen tahun berikutnya adalah sebesar Rp. 25 ribu. Kalau abodemen 25 ribu saya masih tidak keberatan, namun kalau sebesar 65 ribu, nanti dulu....
Dan lagi-lagi kebetulan, ada promo dari Matrix9 bebas abodemen. saya mendapatkan 2 nomor matrix9 bebas abodemen dari Kartu CitiBank. Saya memutuskan untuk menutup kartu matrix saya yang lama, dan beralih ke matrix9. Sama-sama Matrix cuma bedanya Matrix9 bebas abodemen, namun satuan pulsanya adalah 20 detik (rp. 200 jika ke PSTN).
biaya pulsa Matrix9 jika dilihat rata2 perdetik tidak jauh berbeda dengan yang lama, namun karena satuannya adalah per 20 detik, biaya telpon per sekali nelpon rata-rata menjadi lebih besar. namun jika di banding biaya dengan Abodemen Rp. 65 ribu di Matrix yang lama. saya akhirnya memilih Matrix9. ga apa-apa. masih murah koq.
Semoga di masa depan tarif Telpon lebih murah lagi.
btw berarti sampai sekarang, sudah 4x saya ganti nomor,
sejarahnya.....
0818648720 : hilang dicuri.
08128704776 : hilang dicuri (lagi)
08179958922 : pensiun, ganti matrix
08151813625 : ganti ke matrix9
081510104603 : dipakai sampai sekarang
Beberapa bulan terakhir bahkan saya menggunakan HP saya lebih intensif dan lebih banyak menelpon dibanding SMS (rata-rata sehari 3-4 kali menelpon walau tidak lama-lama) tetap saja tagihan saya berkisar antara 40 ribu - 60 ribu. Ini sangat menguntungkan, karena saya sering butuh menelpon hanya sebentar. dengan satuan pulsa per 6 detik, lebih murah menelpon di banding dengan SMS.
Namun sayang seribu kali sayang, bulan kemarin tagihan saya tiba-tiba membengkak (Rp 120 ribu) yang ternyata setengahnya adalah biaya abodemen. nomor Matrix yang saya gunakan ini memang free abodemen selama setahun, dan sepanjang yang saya tahu, abodemen tahun berikutnya adalah sebesar Rp. 25 ribu. Kalau abodemen 25 ribu saya masih tidak keberatan, namun kalau sebesar 65 ribu, nanti dulu....
Dan lagi-lagi kebetulan, ada promo dari Matrix9 bebas abodemen. saya mendapatkan 2 nomor matrix9 bebas abodemen dari Kartu CitiBank. Saya memutuskan untuk menutup kartu matrix saya yang lama, dan beralih ke matrix9. Sama-sama Matrix cuma bedanya Matrix9 bebas abodemen, namun satuan pulsanya adalah 20 detik (rp. 200 jika ke PSTN).
biaya pulsa Matrix9 jika dilihat rata2 perdetik tidak jauh berbeda dengan yang lama, namun karena satuannya adalah per 20 detik, biaya telpon per sekali nelpon rata-rata menjadi lebih besar. namun jika di banding biaya dengan Abodemen Rp. 65 ribu di Matrix yang lama. saya akhirnya memilih Matrix9. ga apa-apa. masih murah koq.
Semoga di masa depan tarif Telpon lebih murah lagi.
btw berarti sampai sekarang, sudah 4x saya ganti nomor,
sejarahnya.....
0818648720 : hilang dicuri.
08128704776 : hilang dicuri (lagi)
08179958922 : pensiun, ganti matrix
08151813625 : ganti ke matrix9
081510104603 : dipakai sampai sekarang
10 Agustus 2004
New Monitor

Beberapa minggu lalu kebetulan, manajer saya kelebihan PC bekas. ada sebuah PC, pentium I/166MHz berikut Monitor 17" yang ingin di hadiahkan kepada saya. PCnya saya tidak butuh, tapi saya ambil juga untuk saya hadiahkan kepada salah seorang adik sepupu saya yang belum punya PC. Monitor 17" saya ambil untuk saya sendiri, sementara untuk adik sepupu saya itu saya berikan Monitor philips 15" milik saya. Jadilah saya memiliki Monitor *baru* 17". Lumayan sekarang kalau nonton film layarnya lebih besar dari sebelumnya. untuk masalah brightness sama gelapnya dengan monitor 15" yang lama tapi tak apa-apa lah...
Cerita baru mulai nih. Baru beberapa minggu punya monitor 17 inchi, tiba-tiba suatu malam monitor ini bermasalah, tiba-tiba tampilan layarnya menciut. Malam itu saya coba restart komputer beberapa kali dan coba chek kondisi sambungan kabel semua nihil. Saat pertama kali restart monitor berprilaku normal, namun tak lama kemudian penyakitnya akan kambuh.
Keesokan paginya timbul situasi darurat. Beberapa file harus saya copy untuk saya bawa kekantor. saya nyalakan komputer. walaupun kemudian layar monitor menciut dan tulisannya susah terbaca, saya tetap memaksakan diri bekerja karena sydah tanggung, beberapa langkah lagi saya akan berhasil mengcopy file-file yang saya butuhkan. Tiba-tiba terdengar suara letusan dan keluar asap tebal dari bawah monitor saya. Whaa... saya panik langsung saya cabut listrik komputer saya.
Memang sudah takdir harus beli monitor baru. Lagi pula sudah 4 tahun lebih ga ganti monitor, mana gambarnya gelap. Sabtu kemarin akhirnya saya membeli sebuah monitor baru: Samsung synMaster 753DFX 17". Asyikk..
Langganan:
Postingan (Atom)